Senin, 19 Oktober 2026
21:16 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Forum Film Bandung

Bagikan:

Forum Film Bandung adalah lembaga independen yang menyelenggarakan festival film selain Festival Film Indonesia (FFI). Forum ini berdiri pada tahun 1987, digagas oleh sejumlah wartawan, akademisi, pengamat film dan budayawan Bandung yang memiliki perhatian besar terhadap perfilman, di antaranya Chand Parwez Servia, Prof. Saini K.M., Eddy D. Iskandar, Prof. Jakob Soemardjo, Prof. Dr. Sudjoko Danoesoebrata, dan Duduh Durahman. Berawal dari acara menonton film di Kharisma Jabar Film di Bandung, tercetuslah ide mereka untuk membuat sebuah lembaga sebagai ajang tukar pikiran dan berbagi apresiasi tentang perfilman, baik perfilman Indonesia maupun asing.[1]

Sejak tahun 1988 hingga saat ini, Forum Film Bandung telah menyelenggarakan acara Festival Film Bandung secara konsisten setiap tahun.[2]

Rujukan

  1. ↑ Lestari, Endah Asih (21 Oktober 2017). "Sejarah Festival Film Bandung, Festival Film Tertua di Tanah Air". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-01-11. Diakses tanggal 2 Desember 2017.
  2. ↑ "Pengurus, Sekretariat dan Nomor Kontak Forum Film Bandung (FFB)". Seputar Bandung Raya. Agustus 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-08. Diakses tanggal 2 Desember 2017.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan