

Foresis atau foresi adalah sebuah hubungan komensalis sementara ketika suatu organisme (seekor foron atau foretik) menempelkan diri kepada suatu organisme inang hanya untuk berpergian atau berpindah tempat.[2] Hubungan ini telah diamati pada tungau dan caplak sejak abad ke-18,[3] dan pada fosil berusia 320 juta tahun.[2] Perilaku ini tidak hanya ditemukan pada arthropoda maupun hewan; tumbuhan dengan benih yang menyebar dengan menempelkan diri pada hewan juga dianggap foretik.[4]
Foresis berasal dari kata bahasa Yunani phoras (penyandang) dan phor (pencuri).[3] Istilah ini, yang pertama kali didefinisikan pada 1896 sebagai sebuah hubungan ketika suatu inang berperan sebagai kendaraan bagi penumpangnya, bertentangan dengan terminologi-terminologi lain yang sedang dikembangkan pada masa itu. Sehingga, perbatasan dalam segi durasi, makan, dan ontogeni kini dipertimbangkan.[3] Foresis digunakan sebagai sebuah strategi dalam penyebaran,[5][6] migrasi musiman,[7] berpindah ke inang atau habitat baru,[8] menjauhi habitat yang bersifat sementara,[9][3] serta mengurangi depresi perkawinan sekerabat.[10] Selain manfaat bagi individu dan spesies, kehadirannya dapat meningkatkan keanekaragaman ekologis dan kompleksitas suatu ekosistem.[4]
Referensi
- ↑ Harms, D.; Dunlop, J. A. (2017). "The fossil history of pseudoscorpions (Arachnida: Pseudoscorpiones)". Fossil Record. 20 (2): 223. doi:10.5194/fr-20-215-2017.
- 1 2 White, P. Signe; Morran, Levi; de Roode, Jacobus (Juni 19, 2017). "Phoresy". Current Biology. 27 (12): R578–R580. doi:10.1016/j.cub.2017.03.073. PMC 5749251. PMID 28633022.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 Houck, M A; OConnor, B M (1991). "Ecological and Evolutionary Significance of Phoresy in the Astigmata". Annual Review of Entomology. 36 (1): 611–636. doi:10.1146/annurev.en.36.010191.003143. ISSN 0066-4170.
- 1 2 Houck, Marilyn A. (2009), "Phoresy", Encyclopedia of Insects, Elsevier, hlm. 772–774, doi:10.1016/b978-0-12-374144-8.00205-8, ISBN 978-0-12-374144-8, diakses tanggal 2018-10-14
- ↑ Zeh, David W.; Zeh, Jeanne A. (1992). "On the Function of Harlequin Beetle-Riding in the Pseudoscorpion, Cordylochernes scorpioides (Pseudoscorpionida: Chernetidae)". The Journal of Arachnology. 20 (1): 47–51. JSTOR 3705790.
- ↑ Binns, E. S. (1982). "Phoresy as migration--some functional aspects of phoresy in mites [Insect dispersion]". Biological Reviews of the Cambridge Philosophical Society. 57 (4): 571–620. doi:10.1111/j.1469-185X.1982.tb00374.x. S2CID 84639744.
- ↑ Liu, Sai; Li, Jianling; Guo, Kun; Qiao, Haili; Xu, Rong; Chen, Jianmin; Xu, Changqing; Chen, Jun (2016-05-06). "Seasonal phoresy as an overwintering strategy of a phytophagous mite". Scientific Reports (dalam bahasa Inggris). 6 (1) 25483. Bibcode:2016NatSR...625483L. doi:10.1038/srep25483. ISSN 2045-2322. PMC 4858688. PMID 27150196.
- ↑ Saul-Gershenz, Leslie S.; Millar, Jocelyn G. (2006). "Phoretic Nest Parasites Use Sexual Deception to Obtain Transport to Their Host's Nest". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 103 (38): 14039–14044. Bibcode:2006PNAS..10314039S. doi:10.1073/pnas.0603901103. JSTOR 30051982. PMC 1599908. PMID 16966608.
- ↑ Sabagh, Leandro T.; Dias, Roberto Júnio P.; Branco, Christina W. C.; Rocha, Carlos F. D. (2011-04-28). "News records of phoresy and hyperphoresy among treefrogs, ostracods, and ciliates in bromeliad of Atlantic forest". Biodiversity and Conservation (dalam bahasa Inggris). 20 (8): 1837–1841. doi:10.1007/s10531-011-0050-z. ISSN 0960-3115. S2CID 12658034.
- ↑ Schwarz, H.H.; Huck, K. (1997-11-01). "Phoretic mites use flowers to transfer between foraging bumblebees". Insectes Sociaux (dalam bahasa Inggris). 44 (4): 303–310. doi:10.1007/s000400050051. ISSN 0020-1812. S2CID 36137431.