| Industri | Properti |
|---|---|
| Didirikan | 1912 |
| Kantor pusat | , |
Wilayah yang dilayani | Seluruh dunia |
Tokoh kunci | Jim Breuer (CEO) |
| Pendapatan | 15.668.477.000 Dolar Amerika Serikat (2020) |
| −366.791.000 Dolar Amerika Serikat (2020) | |
| Total aset | 7.309.812.000 Dolar Amerika Serikat (2020) |
Jumlah karyawan | 43.717 (2020) |
Fluor Corporation (NYSE: FLR) adalah sebuah perusahaan publik asal Amerika Serikat yang bergerak di industri properti.[1] Saat ini, markas pusat Fluor Corporation terletak di 6700 Las Colinas Blvd., Irving, Texas, dan pernah dipimpin oleh CEO David T. Seaton. Saat ini CEO adalah Jim Breuer mulai menjabat sejak 1 Mei 2025,[2] dan Tricia Thibodeaux Sebagai Vice President of Global HSE, dia memenangkan Richard L. Tucker Outstanding Service Award tahun 2025.
Pada tahun 2013, Fluor Corporation masuk dalam daftar Fortune 500, sebuah daftar peringkat perusahaan berdasarkan pendapatan kotornya yang dibuat oleh majalah Fortune setiap tahun.[1] Fluor Corporation berada dalam peringkat 109 (sebelumnya peringkat 110) dengan pendapatan sekitar $2.352 juta, keuntungan sebesar $668 juta, dan total aset sebesar $8.324 juta.[1]
Fortune juga mencatat bahwa pada tahun 2013, Fluor Corp fokus pada penyediaan jasa profesional untuk pengadaan, konstruksi, dan perawatan serta manajemen proyek.[3]
Di Indonesia
Beroperasi resmi sejak tahun 1970 dengan nama P.T. Fluor Daniel Indonesia. Telah terlibat mengerjakan banyak mega proyek. Yaitu:
1. Sektor Pertambangan dan Mineral (Mining)
• Proyek Tambang Emas & Tembaga Batu Hijau (Sumbawa): Fluor Corporation dipercaya oleh PT Newmont Nusa Tenggara (sekarang AMMAN) untuk mengerjakan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) kompleks tambang greenfield bernilai miliaran dolar. Mereka membangun fasilitas pemrosesan mineral, pelabuhan, hingga infrastruktur pendukungnya.[4]
• Pembangkit Listrik Batu Hijau: Afiliasi joint venture Fluor turut mengoperasikan dan memelihara pembangkit listrik berkapasitas 160 MW (termasuk unit batu bara dan generator diesel) untuk menyuplai daya ke operasional tambang Batu Hijau.[4]
• Optimasi Kilang Giling Grasberg (Papua): Melalui kerja sama operasi Fluor Petrosea Joint Organisation (FPJO), Fluor ditunjuk oleh PT Freeport Indonesia untuk memasang mesin penggilingan bawah tanah raksasa baru (Semi-Autogenous Grinding / SAG Mill ketiga). Proyek ini sukses menaikkan kapasitas pemrosesan bijih tambang sebanyak 75.000 ton per hari.[5]
2. Sektor Pengilangan Minyak (Oil & Gas Refineries)[6]
• Kilang Minyak Cilacap (Jawa Tengah): Kontribusi ikonik Fluor di sektor hilir migas nasional dimulai saat mereka membangun unit orisinal Kilang Cilacap berkapasitas 100.000 barel per hari pada tahun 1976.[6]
• Ekspansi Kilang Cilacap: Pada tahun 1983, Fluor Corporation merampungkan mega-ekspansi senilai USD 1,2 miliar untuk melipatgandakan kapasitas produksi kilang tersebut hingga mencapai 300.000 barel per hari. Mereka kembali melakukan proyek de-bottlenecking dan penambahan kompleks pelumas pada awal dekade 1990-an.[6]
3. Sektor Lepas Pantai & Energi (Offshore Infrastructure)[7]
• Pabrik Gas Alam Cair Ardjuna (Laut Jawa): Pada dekade 1970-an, Fluor dipercaya oleh Atlantic Richfield Company (ARCO) dan Pertamina untuk menggarap fasilitas pemulihan, penyimpanan, dan pemuatan NGL (Cairan Gas Alam) lepas pantai pertama di dunia.[7]
• Pipa Bawah Laut Ardjuna: Melalui proyek ini, Fluor membentangkan jalur pipa kapal selam sepanjang 40 mil (sekitar 64 kilometer) di lepas pantai Laut Jawa Utara untuk menghubungkan jaringan stasiun proses gas.[7]
Referensi
- 1 2 3 "Fortune 500 2015. fortune.com. Diakses 13 Januari 2015". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-12-13. Diakses tanggal 2015-01-15.
- ↑ "CEO 2025. fluor.com. Diakses 08 Juli 2025". Diakses tanggal 2025-07-08.
{{cite web}}:|archive-date=memerlukan|archive-url=Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ "Profil perusahaan Fluor Corporation di situs Fortune 500". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-19. Diakses tanggal 2015-01-15.
- 1 2 [Fluor "Fluor Daniel Awarded Billion-Dollar Batu Hijau Project"]. https://newsroom.fluor.com/news-releases/news-details/1996/Fluor-Daniel-Awarded-Billion-Dollar-Batu-Hijau-Project/default.aspx. 1996-10-22. Diakses tanggal 2026-05-28.
{{cite web}}: Periksa nilai|url=; Tautan eksternal dalam|website= - ↑ Fluor Corporation. "2025 marks 75 years of Fluor in Australia". Linkedin.
- 1 2 3 SCHWARTZ, BOB (1991-04-10). "Fluor Daniel Wins $500-Million Indonesian Pact : Construction: The Fluor Corp. subsidiary would expand a refinery it built 15 years ago".
- 1 2 3 "ARCO Pertamina Ardjuna Offshore NGL Recovery Plant - EPC".
Lihat pula
Pranala luar
- Situs resmi Fluor Corporation Diarsipkan 2023-07-21 di Wayback Machine
Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |