Florence Kelley | |
|---|---|
Florence Kelley pada 1925 | |
| Lahir | Florence Molthrop Kelley (1859-09-12)12 September 1859 Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat |
| Meninggal | 17 Februari 1932(1932-02-17) (umur 72) Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat |
| Pendidikan | Universitas Cornell; Universitas Zürich; Northwestern University School of Law |
| Pekerjaan | Reformis sosial, aktivis hak pekerja, pengacara |
| Dikenal karena | Reformasi ketenagakerjaan, penghapusan pekerja anak, National Consumers' League |
Florence Molthrop Kelley (12 September 1859 – 17 Februari 1932) adalah reformis sosial, pengacara, dan aktivis hak pekerja Amerika Serikat yang dikenal karena perjuangannya memperbaiki kondisi kerja perempuan dan anak. Ia menjadi kepala inspektur pabrik pertama negara bagian Illinois dan kemudian menjabat sebagai sekretaris jenderal pertama National Consumers' League (NCL) dari 1899 hingga kematiannya pada 1932. Kelley memperjuangkan pembatasan jam kerja, upah minimum, keselamatan kerja, penghapusan pekerja anak, serta perlindungan hukum bagi perempuan pekerja.[1][2]
Kelley menggunakan penelitian kondisi kerja, inspeksi pabrik, advokasi hukum, dan kekuatan konsumen sebagai sarana untuk mendorong perubahan kebijakan ketenagakerjaan. Di bawah kepemimpinannya, National Consumers' League menjadi organisasi penting dalam kampanye mengenai upah, jam kerja, keselamatan, sanitasi, pekerja anak, dan standar ketenagakerjaan di Amerika Serikat.[2][3]
Kehidupan awal dan pendidikan
Florence Kelley lahir di Philadelphia pada 12 September 1859. Ayahnya, William Darrah Kelley, adalah anggota Kongres Amerika Serikat dan pendukung gerakan antiperbudakan. Sejak kecil Kelley diperkenalkan pada persoalan sosial, termasuk kondisi anak-anak yang bekerja di pabrik industri.[4]
Kelley masuk Universitas Cornell pada 1876 dan memperoleh gelar sarjana pada 1882. Setelah itu ia melanjutkan studi hukum dan pemerintahan di Universitas Zürich, Swiss. Selama berada di Eropa, ia mempelajari pemikiran sosialisme dan menerjemahkan karya Friedrich Engels mengenai kondisi kelas pekerja Inggris ke dalam bahasa Inggris.[5]
Pada 1884 ia menikah dengan Lazare Wischnewetzky, seorang mahasiswa kedokteran dan sosialis kelahiran Rusia. Mereka kemudian tinggal di Amerika Serikat dan memiliki tiga anak. Setelah pernikahannya berakhir pada awal 1890-an, Kelley pindah bersama anak-anaknya ke Chicago.[5]
Hull House dan penyelidikan kondisi kerja
Pada 1891, Kelley bergabung dengan komunitas Hull House di Chicago yang didirikan oleh Jane Addams dan Ellen Gates Starr. Melalui Hull House, ia terlibat langsung dalam penelitian mengenai kemiskinan perkotaan, perumahan, pabrik rumahan, dan kondisi tenaga kerja di kawasan industri Chicago.[1][5]
Pengalaman tersebut mempertemukan Kelley dengan banyak perempuan dan anak yang bekerja dalam jam panjang dengan upah rendah dan kondisi yang berbahaya. Ia menggunakan penelitian sosial sebagai dasar untuk mendukung perubahan undang-undang ketenagakerjaan dan menentang praktik sweatshop.[3]
Kelley turut terlibat dalam pemetaan dan penyelidikan sosial terhadap lingkungan kelas pekerja Chicago. Pendekatan tersebut mencerminkan keyakinannya bahwa reformasi ketenagakerjaan harus didasarkan pada bukti mengenai kehidupan dan kondisi nyata para pekerja.[5]
Kepala inspektur pabrik Illinois
Pada 1893, Gubernur Illinois John Peter Altgeld menunjuk Kelley sebagai kepala inspektur pabrik negara bagian Illinois. Ia menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.[1]
Sebagai kepala inspektur, Kelley bertugas mengawasi penerapan peraturan mengenai kondisi pabrik, pekerja anak, serta jam kerja perempuan. Ia dan tim inspektur melakukan pemeriksaan terhadap tempat kerja dan berusaha menegakkan undang-undang yang membatasi eksploitasi pekerja perempuan dan anak.[3][4]
Pekerjaan tersebut memperlihatkan kesulitan penerapan perlindungan tenaga kerja pada masa industrialisasi cepat. Kelley menghadapi perlawanan dari perusahaan dan tantangan hukum terhadap peraturan yang membatasi kebebasan perusahaan dalam menentukan jam serta kondisi kerja.[4]
Selama berada di Chicago, Kelley juga menyelesaikan pendidikan hukum di Northwestern University School of Law. Latar belakang hukum tersebut kemudian mendukung kegiatannya dalam memperjuangkan dan mempertahankan undang-undang ketenagakerjaan.[5]
National Consumers' League
Pada 1899, Kelley pindah ke New York dan menjadi sekretaris jenderal pertama National Consumers' League. Ia memegang jabatan tersebut selama lebih dari tiga dasawarsa, hingga meninggal pada 1932.[6]
NCL berusaha menggunakan kekuatan konsumen untuk memperbaiki kondisi tenaga kerja. Organisasi tersebut mendorong masyarakat membeli barang dari perusahaan yang memberikan kondisi kerja yang dianggap layak dan menghindari produk yang dihasilkan melalui praktik kerja eksploitatif.[3]
Di bawah kepemimpinan Kelley, NCL terlibat dalam kampanye mengenai keselamatan dan sanitasi tempat kerja, kerja malam, jam kerja maksimum, pekerja anak, upah minimum, dan standar kerja yang adil. Arsip Cornell University menggambarkan organisasi tersebut sebagai kekuatan penting dalam mengungkap upah rendah dan kondisi kerja buruk.[2]
Kelley juga mendorong gagasan bahwa keputusan konsumen memiliki konsekuensi terhadap kehidupan pekerja. Melalui kampanye pelabelan dan daftar perusahaan, NCL berusaha menghubungkan perilaku konsumsi dengan standar produksi yang lebih manusiawi.[7]
Perjuangan untuk jam kerja dan upah
Salah satu fokus utama Kelley adalah membatasi jam kerja yang panjang, khususnya bagi perempuan dan anak. Ia mendukung penerapan hari kerja delapan hingga sepuluh jam serta berusaha mendorong pemerintah menetapkan standar minimum ketenagakerjaan.[1]
Kelley juga menjadi pendukung awal upah minimum melalui kebijakan pemerintah. Menurut Library of Congress, National Consumers' League di bawah kepemimpinannya mendorong konsumen dan pembuat kebijakan untuk mendukung upah yang layak, pembatasan jam kerja, kesejahteraan ibu, dan perlindungan anak.[3]
Kampanye NCL tidak hanya ditujukan kepada badan legislatif. Kelley menggunakan pidato, publikasi, penelitian, serta jaringan organisasi perempuan untuk menciptakan tekanan masyarakat terhadap praktik perusahaan yang dianggap tidak memenuhi standar kerja yang layak.[2]
Muller v. Oregon dan Brandeis Brief
Perjuangan mengenai pembatasan jam kerja perempuan mencapai tahap penting dalam perkara Muller v. Oregon pada 1908. Perkara tersebut mempertanyakan konstitusionalitas peraturan Oregon yang membatasi jam kerja perempuan di tempat pencucian pakaian.[8]
Kelley membantu merekrut pengacara Louis Brandeis untuk membela peraturan tersebut. Bersama Josephine Goldmark, Kelley membantu mengumpulkan data medis, ekonomi, dan sosial mengenai dampak jam kerja panjang terhadap perempuan.[8]
Bahan tersebut digunakan dalam dokumen hukum yang kemudian dikenal sebagai Brandeis Brief. Tidak seperti argumentasi hukum tradisional yang terutama berfokus pada preseden pengadilan, dokumen tersebut menggunakan berbagai bukti sosial dan ilmiah untuk mendukung regulasi tenaga kerja.[8]
Mahkamah Agung Amerika Serikat mempertahankan undang-undang Oregon tersebut. Putusan itu menjadi salah satu perkembangan penting dalam penerimaan pemerintah terhadap regulasi kondisi kerja, meskipun pendekatan perlindungan khusus berdasarkan jenis kelamin kemudian juga menimbulkan perdebatan dalam gerakan perempuan.[8]
Kampanye menentang pekerja anak
Kelley juga menjadi salah satu tokoh utama gerakan untuk menghapus eksploitasi pekerja anak. Ia membantu mengorganisasi New York Child Labor Committee pada 1902 dan ikut mendirikan National Child Labor Committee pada 1904.[4]
Melalui jaringan reformis, Kelley mendorong pembatasan usia kerja, pendidikan wajib, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan tenaga kerja anak dalam industri. Kampanye tersebut menggunakan penelitian serta dokumentasi kondisi anak yang bekerja untuk meningkatkan dukungan publik terhadap reformasi.[4]
Kelley memandang persoalan pekerja anak berkaitan dengan kemiskinan keluarga dan kondisi upah orang dewasa. Karena itu, perjuangan menghapus pekerja anak berjalan beriringan dengan tuntutan untuk memperbaiki upah dan kondisi kerja pekerja dewasa.[2]
U.S. Children's Bureau
Kelley juga bekerja sama dengan reformis Lillian Wald dalam upaya menciptakan lembaga federal yang secara khusus menangani kesejahteraan anak. Usaha tersebut berkontribusi pada pembentukan United States Children's Bureau pada 1912.[1]
Pembentukan lembaga itu memperluas peran pemerintah federal dalam penelitian dan kebijakan mengenai kesehatan, kesejahteraan, serta kondisi anak-anak di Amerika Serikat.[1]
Pada tahun-tahun berikutnya, Kelley juga mendukung kebijakan kesehatan ibu dan bayi. Aktivitasnya turut berkaitan dengan kampanye yang menghasilkan Sheppard–Towner Maternity and Infancy Protection Act pada 1921, yang menyediakan bantuan federal bagi program kesehatan ibu dan anak di negara bagian.[5]
NAACP dan hak sipil
Aktivisme Kelley tidak terbatas pada persoalan tenaga kerja. Pada 1909, ia turut membantu pembentukan National Association for the Advancement of Colored People (NAACP).[1]
Kelley kemudian menjadi anggota dewan organisasi tersebut serta terlibat dalam komite hukumnya. Keterlibatannya mencerminkan hubungan antara reformasi tenaga kerja, perjuangan melawan diskriminasi rasial, dan gerakan sosial progresif pada awal abad ke-20.[1]
Hak pilih perempuan
Kelley mendukung hak pilih perempuan dan berpendapat bahwa perempuan membutuhkan kekuatan politik agar dapat memengaruhi undang-undang mengenai upah, jam kerja, kesehatan, dan kehidupan keluarga.[9]
Baginya, hak suara juga berkaitan langsung dengan posisi perempuan sebagai pekerja. National Consumers League kemudian menjadi salah satu organisasi yang mendukung hak pilih perempuan sebelum ratifikasi Amendemen Kesembilan Belas Konstitusi Amerika Serikat pada 1920.[9]
Perdebatan mengenai Equal Rights Amendment
Setelah perempuan memperoleh hak pilih secara nasional, terjadi perdebatan mengenai arah gerakan perempuan. Pada awal 1920-an, National Woman's Party mulai mendorong Equal Rights Amendment (ERA), yang bertujuan menjamin kesetaraan hukum tanpa membedakan jenis kelamin.[10]
Kelley menentang versi awal ERA karena khawatir aturan tersebut dapat digunakan pengadilan untuk membatalkan perlindungan ketenagakerjaan khusus bagi perempuan, seperti pembatasan jam kerja, larangan kerja malam tertentu, dan waktu istirahat wajib.[10]
Sikap tersebut menempatkan Kelley dan banyak aktivis buruh perempuan dalam perdebatan dengan kelompok feminis yang menuntut kesetaraan hukum formal. Bagi Kelley, perlindungan pekerja yang telah diperoleh melalui perjuangan panjang harus dipertahankan sampai perlindungan serupa dapat diperluas kepada seluruh pekerja.[10]
Warisan
Kelley meninggal di Philadelphia pada 17 Februari 1932. Setelah kematiannya, Lucy Randolph Mason menggantikannya dalam kepemimpinan National Consumers' League.[6]
Warisan Kelley terutama terlihat dalam perkembangan regulasi tenaga kerja Amerika Serikat. Selama kariernya ia terlibat dalam perjuangan mengenai pekerja anak, jam kerja maksimum, upah minimum, keselamatan pabrik, kesehatan ibu dan anak, serta perlindungan hukum bagi perempuan pekerja.[2][4]
Library of Congress mencatat bahwa Kelley merupakan salah satu tokoh penting yang memperjuangkan hak perempuan dan anak yang bekerja. Aktivitasnya menghubungkan penelitian sosial, advokasi konsumen, hukum, dan organisasi reformasi sebagai strategi untuk mengubah kondisi tenaga kerja.[1][3]
Koleksi pribadi Florence Kelley disimpan di New York Public Library, sedangkan berbagai dokumen mengenai kepemimpinannya dalam National Consumers' League disimpan di Library of Congress dan Cornell University.[5][6]
Karya terpilih
- The Responsibility of the Consumer (1908)
- Some Ethical Gains Through Legislation (1905)
- Modern Industry in Relation to the Family, Health, Education, Morality (1914)
- The Supreme Court and Minimum Wage Legislation (1925)
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Founding and Early Years – Social Worker Florence Kelley". Library of Congress. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "Guide to the National Consumers League Records, 1897–1959". Cornell University Library. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "Florence Kelley and the National Consumers League". Library of Congress. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "Kelley, Florence". Social Welfare History Project, Virginia Commonwealth University Libraries. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 "Florence Kelley papers". New York Public Library. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "National Consumers' League Records". Library of Congress. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "National Consumers League". Library of Congress. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "United Charities Building". National Park Service. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "NCL's Legacy of Activism". National Consumers League. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Quandt, Katie Rose (14 Maret 2024). "Florence Kelley and the Feminist Opposition to the Equal Rights Amendment in the 1920s". Library of Congress. Diakses tanggal 10 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)