Minggu, 18 Oktober 2026
07:46 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Flora Australiensis

Flora Australiensis

Bagikan:
page7-250px-Flora_Australiensis_Volume_1.djvu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laman judul dari Volume 1 dari Flora Australensis

Flora Australiensis: a description of the plants of the Australian Territory, yang lebih umum disebut sebagai Flora Australiensis, dan juga dikenal dengan singkatan standarnya Fl. Austral.,[1] adalah sebuah karya flora tujuh volume dari Australia yang diterbitkan antara 1863 dan 1878 oleh George Bentham, dengan bantuan Ferdinand von Mueller. Karya tersebut adalah salah satu serial flora kolonial terkenal dari Kew, dan karya flora pertama dari wilayah benua besar yang pernah diselesaikan. Secara keseluruhan, 8125 spesies flora dideskripsikan.[2]

Referensi

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
  1. ↑ "Flora Australiensis: a description…". International Plant Names Index (IPNI). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-08-22. Diakses tanggal 2007-03-26.
  2. ↑ Orchard, A. E. 1999. Introduction. In A. E. Orchard, ed. Flora of Australia - Volume 1, 2nd edition pp 1-9. Australian Biological Resources Study ISBN0-643-05965-2

Bacaan tambahan

  • Daley, Charles (1927). The history of Flora Australiensis: from the correspondence of Sir William Hooker, George Bentham and Sir Jos. D. Hooker: with additional letters to Baron von Mueller from Sir Jos. D. Hooker.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan