Rabu, 21 Oktober 2026
19:14 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Flora Antarktika

Flora Antarktika

komunitas tumbuhan yang berbeda yang berevolusi di superbenua Gondwana

Bagikan:
250px-NothofagusFusca.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nothofagus fusca, Selandia Baru
Artikel ini bukan mengenai Flora di Antartika, tumbuhan yang saat ini ditemukan di benua Antartika.

Flora Antarktika adalah komunitas tumbuhan berpembuluh berbeda yang berevolusi jutaan tahun lalu di superbenua Gondwana. Flora Antarktika sekarang ditemukan di beberapa wilayah terpisah di Belahan Bumi Selatan, termasuk Amerika Selatan bagian selatan, Afrika bagian selatan, Selandia Baru, Australia dan Kaledonia Baru. Joseph Dalton Hooker adalah orang pertama yang melihat kesamaan dalam flora dan berspekulasi bahwa Antartika telah berfungsi sebagai sumber atau titik transisi, dan daratan yang sekarang terpisah mungkin sebelumnya pernah berdekatan.[1]

Berdasarkan kemiripan flora mereka, ahli botani Ronald D'Oyley Good mengidentifikasi Holantarctic Kingdom secara terpisah. Phytochorion ini mencakup flora dari Amerika Selatan bagian selatan, Selandia Baru, dan beberapa kelompok pulau bagian selatan. Selain itu, Australia pada akhirnya memiliki kerajaan floristiknya sendiri karena masuknya flora Eurasia tropis yang sebagian besar telah menggantikan flora Antarktika. Sementara New Guinea dan Kaledonia Baru dimasukkan dalam kerajaan floristik paleotropis.

Referensi

  1. ↑ Hooker, J.D. (1847), The Botany of the Antarctic Voyage of H. M. Discovery Ships Erebus and Terror in the Years 1839-1843: Under the Command of Captain Sir James Clark Ross, vol. 1 part 2, Reeve Brothers, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-22, diakses tanggal 2021-05-19

Bacaan lanjutan

  • Cox, C. Barry, Peter D. Moore (1985). Biogeography: An Ecological and Evolutionary Approach (4th ed.). Blackwell Scientific Publications, Oxford.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan