Rabu, 30 September 2026
16:18 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Otok-otok

Otok-otok

Bagikan:
Otok-otok
250px-Luck_plant_.Flemingia_strobilifera.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun hijau
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Genus: Flemingia
Spesies:
F. strobilifera
Nama binomial
Flemingia strobilifera
Sinonim[2]
  • Flemingia bracteata (Roxb.) Wight
  • Flemingia fruticulosa Benth.
  • Flemingia strobilifera var. bracteata (Roxb.) Baker
  • Flemingia strobilifera var. fruticulosa (Benth.) Baker
  • Hedysarum bracteatum Roxb.
  • Hedysarum strobiliferum L.
  • Moghania bracteata (Roxb.) H.L.Li
  • Moghania fruticulosa (Benth.) Mukerjee
  • Moghania strobilifera (L.) J.St.-Hil.
  • Moghania strobilifera (L.) Kuntze
  • Moghania strobilifera (L.) Jacks.
  • Zornia strobilifera (L.) Pers.

Otok-otok (Flemingia strobilifera) adalah spesies tanaman semak dari famili Fabaceae. Tanaman ini dikenal luas di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan nama lokal otok-otok karena bijinya dapat meletup saat matang dan menghasilkan bunyi khas seperti “otok-otok”.

250px-Otok-otok_plant_%28Flemingia_strobilifera%29_in_Banyuwangi%2C_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman Otok-otok (Flemingia strobilifera)

Taksonomi

Tanaman ini diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kerajaan: Plantae
  • Superdivisi: Spermatophyta
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Subkelas: Rosidae
  • Ordo: Fabales
  • Famili: Fabaceae
  • Genus: Flemingia
  • Spesies: F. strobilifera (L.) W.T.Aiton

Sinonim yang dikenal antara lain: Flemingia affinis C.Presl, Hedysarum strobiliferum L., dan Zornia strobilifera (L.) Pers.[3]

250px-Upper_surface_of_Flemingia_strobilifera_leaf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun Tanaman Otok-otok (Flemingia strobilifera)
Akar tanaman Otok-otok (Flemingia strobilifera)

Deskripsi

Tanaman semak dengan tinggi mencapai 1–2 meter. Daunnya berbentuk bulat telur hingga lanset, ujung runcing, pangkal membulat dengan tepi rata. Permukaan atas daun berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawah hijau pucat dengan rambut halus. Bunga tersusun rapat membentuk spike menyerupai strobilus sepanjang 2–4 cm, berwarna hijau kekuningan hingga cokelat pucat, dan masing-masing braktea menyelubungi satu bunga.[4]

Persebaran

Tanaman Otok-otok (F. strobilifera) dikenal sebagai tanaman khas banyuwangi, Jawa Timur. Bagi masyarakat Osing, tanaman ini memiliki makna budaya tersendiri dan sering digunakan dalam tradisi lokal sebagai simbol penolak bala. Tanaman ini tumbuh liar di tepi jalan, semak belukar, dan daerah kering terbuka.[5]

Kegunaan

Dalam budaya masyarakat Osing Banyuwangi, daun tanaman ini digunakan dalam ritual adat sebagai penolak bala dan simbol perlindungan spiritual.[6]

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ "Flemingia strobilifera (L.) W.T.Aiton — the Plant List".
  3. ↑ https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:495307-1
  4. ↑ Laboratorium Biologi FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi. (2025). Hasil Identifikasi Tanaman Otok-otok. No. 95/LAB-BIO/UNIBA/II/2025. Tim FLEMITIC STIKES Banyuwangi.
  5. ↑ https://www.gbif.org/species/2977817
  6. ↑ Kisan Gavade, S., van der Maesen, L.J.G., & Lekhak, M.M. (2020). Taxonomic revision of the genus Flemingia (Leguminosae: Papilionoideae) in India. Webbia, 75(2), 141–218. https://doi.org/10.36253/jopt-8767
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan