Senin, 21 September 2026
21:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Flapper

Flapper

Artikel ini berisi tentang Wanita tahun 1920an. Untuk kegunaan lain, lihat Flapper (disambiguasi).
250px-Louise_Brooks_ggbain_32453u_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aktris Louise Brooks (1927)
250px-FlapperOnShip1929_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang flapper di atas kapal (1929)

Flapper adalah sebuah generasi wanita Barat muda pada 1920an yang mengenakan rok pendek, rambut dipendekkan, mendengar jazz, dan tukang pamer karena saat itu dianggap sebagai perilaku yang dapat diterima. Flapper dipandang telah dicuci otak karena mengenakan tata rias berlebihan, minum-minum, merokok, mengendarai kendaraan, dan perilaku lainnya yang melampaui norma sosial dan seksual.[1] Flapper bermula pada periode liberal Roaring Twenties, di mana terjadi ketegangan sosial dan politik dan meningkatnya pertukaran budaya lintas atlantik yang menyusul akhir Perang Dunia I, serta ekspor budaya jazz Amerika ke Eropa.

Referensi

Catatan Informasional

Kutipan

  1. Rosenberg, Jennifer. "Flappers in the Roaring Twenties". About.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2004-08-25. Diakses tanggal April 4, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Flappers.
  • "1920s Flapper: Young Women in a Modern World", 1920s fashion & music, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-01-19, diakses tanggal 2017-04-26.
  • Slang of the 1920s, AACA, diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-18, diakses tanggal 2017-04-26.
  • "Flappers and fashion", Rambova, diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-21, diakses tanggal 2017-04-26
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan