Sabtu, 17 Oktober 2026
05:12 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Fish & Co.

perusahaan asal Singapura

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)
Fish & Co.
IndustriRestoran
Tokoh kunci
Ricky Choo (pendiri)
Lambert Yeo (pendiri)
ProdukFish and Chips

Fish & Co. adalah sebuah jaringan restoran Fish and Chips asal Singapura yang didirikan pada tahun 1998. Selain di Singapura, Fish & Co. telah membuka berbagai cabang restoran di Malaysia, Indonesia, Brunei, Filipina, Kamboja, Uni Emirat Arab, Bangladesh, dan Mauritius.[1]

Sejarah

Fish & Co. dimulai pada tahun 1998 oleh Bapak Ricky Choo dan Bapak Lambert Yeo, ketika mereka meninggalkan pekerjaan mereka di Singapore Airlines untuk mengikuti hasrat mereka dalam bisnis makanan. Inspirasi mereka untuk Fish & Co. datang saat mereka berkeliling wilayah Mediterania. Lalu, mereka membuka gerai pertamanya di Plaza Singapura pada bulan Desember 1998. Saat ini, Fish & Co. memiliki 15 cabang di Singapura.[1]

Fish & Co di Indonesia

Gerai pertama Fish & Co. Indonesia dibuka pada tahun 2003 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Di Indonesia, Fish & Co. dikelola oleh berbagai pemegang waralaba yang berbeda-beda di setiap daerah. Di Jakarta, Semarang, Yogyakarta dan Bali, Fish & Co. dikelola oleh GF Culinary, yang menutup seluruh gerai dibawah naungan mereka pada tanggal 31 Desember 2022.[2] Di Bandung, Fish & Co. dikelola oleh Maharasa Jabar Group dan pernah memiliki satu cabang di Paris Van Java Mall. Di Surabaya, Fish & Co. dikelola oleh Boga Group dan pernah memiliki empat cabang, yaitu di Tunjungan Plaza 5, Pakuwon Mall, Galaxy Mall 2 dan Pakuwon City Mall. Sedangkan di Medan, Fish & Co. dikelola oleh PT Boga Indo Sejahtera Abadi (BISA Group) dan pernah memiliki satu cabang di Medan Centre Point.

Hinga bulan Desember 2022, terdapat 21 gerai Fish & Co. yang beroperasi di Indonesia.[2] Setelah penutupan seluruh gerai di bawah GF Culinary pada tanggal 31 Desember 2022, Fish & Co. hanya memiliki 6 cabang saja dibawah naungan pemegang waralaba yang berbeda-beda di Bandung, Surabaya dan Medan. Secara bertahap, semua gerai Fish & Co. di 3 kota tersebut juga ditutup. Fish & Co di Galaxy Mall 2 Surabaya tutup pada tahun 2023, sedangkan di Pakuwon Mall Surabaya tutup tanggal 1 Februari 2024, dan di Pakuwon City Mall Surabaya tutup tanggal 30 April 2024. Selanjutnya, Fish & Co. di Medan Center Point tutup pada tanggal 1 Mei 2024, sedangkan di Paris Van Java Mall Bandung tutup tanggal 31 Agustus 2024, dan di Tunjungan Plaza 5 Surabaya (gerai terakhir yang beroperasi di Surabaya) tutup tanggal 6 April 2025, sehingga sudah tidak ada lagi gerai Fish & Co. yang beroperasi di Indonesia setelah 22 tahun.

Referensi

  1. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-14. Diakses tanggal 2023-01-14.
  2. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-06. Diakses tanggal 2023-01-14.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan