Kamis, 29 Oktober 2026
00:29 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Figurin

Figurin

Bagikan:
250px-Status_of_Kuan_Yin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Figurin porselen Dehua Tiongkok yang menggambarkan Guanyin, Dinasti Ming. Riwayat figurin di Tiongkok sudah hadir sejak Neolitikum.[1]

Figurin adalah patung kecil yang mewakili manusia, dewa, hewan, atau beberapa dari ketiganya. Figurin telah dibuat menggunakan banyak media, misalnya tanah liat, kayu, logam, kaca, dan pada masa modern plastik atau resin sebagai bahan yang paling umum digunakan. Figurin keramik yang tidak dibuat dari porselen dikenal sebagai terakota dalam konteks sejarah.

Figurin dengan bagian-bagian yang dapat digerakan, memungkinkan perubahan pose pada anggota geraknya, dikenal sebagai boneka, manekin, atau figur karakter; atau robot atau automata, bila mereka dapat bergerak sendiri. Figurin dan miniatur terkadang digunakan pada permainan papan, seperrti catur.

Perbedaan utama antara figurin dan patung adalah ukurannya. Tidak ada batas ukuran standar, tetapi biasanya suatu objek dikenal sebagai "figurin" bila tingginya kurang dari 60 cm, meski sebagian besar figurin memiliki tinggi kurang dari 30 cm.

Referensi

  1. ↑ Li Liu, The Chinese Neolithic: Trajectories to Early States, 2004, Cambridge University Press, 328 pages ISBN0-521-81184-8
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan