Sabtu, 26 September 2026
13:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026
Feroin

Feroin

kompleks Fe2+ oleh orto-fenantrolina

Artikel ini bukan mengenai Heroin.
Feroin
Struktur kation kompleks [Fe(o-fen)3]2+ complex pada feroin
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/3C12H8N2.Fe.H2O4S/c3*1-3-9-5-6-10-4-2-8-14-12(10)11(9)13-7-1;;1-5(2,3)4/h3*1-8H;;(H2,1,2,3,4)/q;;;+2;/p-2 checkY
    Key: CIWXFRVOSDNDJZ-UHFFFAOYSA-L checkY
  • InChI=1/3C12H8N2.Fe.H2O4S/c3*1-3-9-5-6-10-4-2-8-14-12(10)11(9)13-7-1;;1-5(2,3)4/h3*1-8H;;(H2,1,2,3,4)/q;;;+2;/p-2
    Key: CIWXFRVOSDNDJZ-NUQVWONBAU
  • [Fe+2].[O-]S([O-])(=O)=O.n3c2c1ncccc1ccc2ccc3.n3c2c1ncccc1ccc2ccc3.n1c3c(ccc1)ccc2cccnc23
Sifat
C36H24FeN62+
Massa molar 596,27 g/mol
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Feroin adalah sebuah senyawa kimia dengan rumus [Fe(o-fen)3]SO4, dengan o-fen adalah singkatan dari 1,10-fenantrolina, suatu ligan bidentat. Istilah "feroin" digunakan secara longgar dan mencakup garam dari anion lain seperti klorida.[1]

Struktur

Banyak dari garam [Fe(o-fen)3]2+ telah dikarakterisasi menggunakan kristalografi sinar-X. Struktur [Fe(o-fen)3]2+ dan [Fe(o-fen)3]3+ hampir identik, konsisten dengan keduanya memiliki spin yang rendah. Kedua kation ini berbentuk oktahedral dengan grup simetri D3. Jarak Fe-N adalah 197,3 pm.[2]

Pembuatan dan reaksi

Feroin sulfat dapat dibuat dengan menggabungkan fenantrolina dengan fero sulfat dalam air.

3 fen + Fe2+ → [Fe(fen)3]2+

Reaksi utamanya adalah oksidasi 1-elektron.

[Fe(fen)3]2+ → [Fe(fen)3]3+ + 1 e−

Penambahan asam sulfat ke dalam larutan [Fe(fen)3]2+ akan menyebabkan hidrolisis:

[Fe(fen)3]2+ + 3 H2SO4 + 6 H2O → [Fe(OH2)6]2+ + 3 [fenH]HSO4−

Indikator redoks

Fenantrolina Fe(II) (Indikator redoks)
E0= 1,06 V
Tereduksi ↔ Teroksidasi

Kompleks ini digunakan sebagai indikator dalam kimia analitik.[3] Bahan aktifnya adalah ion [Fe(o-fen)3]2+, yaitu suatu kromofor yang dapat dioksidasi menjadi turunan feri [Fe(o-fen)3]3+. Potensial perubahan redoks ini memiliki nilai sebesar +1,06 volt dalam 1 M H2SO4. Ia adalah indikator redoks yang populer untuk memvisualisasikan reaksi Belousov–Zhabotinsky berosilasi.

Feroin cocok digunakan sebagai indikator redoks, karena perubahan warnanya bersifat reversibel, sangat nyata dan cepat, serta larutan feroin bersifat stabil hingga suhu 60 °C. Ia adalah indikator utama yang digunakan dalam serimetri.[4]

Nitroferoin, kompleks besi(II) dengan 5-nitro-1,10-fenantrolina, memiliki potensial transisi +1,25 volt. Ia lebih stabil daripada feroin, tetapi dalam asam sulfat dengan ion Ce4+ memerlukan titran berlebih. Namun, ia berguna untuk titrasi dalam larutan asam perklorat atau asam nitrat, di mana potensial redoks serium lebih tinggi.[4]

Potensial redoks kompleks besi–fenantrolina dapat divariasikan antara +0,84 V dan +1,10 V dengan mengatur posisi dan jumlah gugus metil pada inti fenantrolina.[4]

Kompleks terkait

Referensi

  1. ↑ Sattar, Simeen (2011). "A Unified Kinetics and Equilibrium Experiment: Rate Law, Activation Energy, and Equilibrium Constant for the Dissociation of Ferroin". Journal of Chemical Education. 88 (4): 457–460. Bibcode:2011JChEd..88..457S. doi:10.1021/ed100797s.
  2. ↑ Baker, Joe; Engelhardt, Lutz M.; Figgis, Brian N.; White, Allan H. (1975). "Crystal Structure, Electron Spin Resonance, and Magnetism of Tris(o-Phenanthroline)Iron(III) Perchlorate Hydrate". Journal of the Chemical Society, Dalton Transactions (6): 530. doi:10.1039/DT9750000530.
  3. ↑ Harris, D. C. (1995). Quantitative Chemical Analysis (Edisi 4). New York, NY: W. H. Freeman. ISBN 978-0-7167-2508-4.
  4. 1 2 3 Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan