Selasa, 03 November 2026
13:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Fejervarya iskandari

jenis amfibi

Bagikan:
Fejervarya iskandari
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
F. iskandari
Nama binomial
Fejervarya iskandari
Veith, Kosuch, Ohler & Dubois, 2001
Artikel takson sembarang

Fejervarya iskandari adalah sejenis katak penghuni sawah-sawah dan tegalan dari suku Ranidae. Katak ini adalah endemik Pulau Jawa.[2]

Nama spesiesnya diabadikan untuk menghormati Djoko Iskandar, seorang herpetolog terkemuka dari Indonesia.[3]

Pengenalan

Pada dasarnya F. iskandari secara fisik tidak terbedakan dari F. limnocharis (kodok tegalan), yang hidup pada habitat dan tempat yang sama (simpatrik). Hanya hasil uji genetik yang meyakinkan bahwa jenis ini adalah spesies yang berbeda. Kajian terhadap 27 ciri morfometrik hanya mendapatkan dua ciri yang berbeda secara signifikan pada hewan jantan kedua spesies itu, yakni panjang mata dan panjang lengan bawah, masing-masing dalam proporsi terhadap panjang tubuh SVL; di mana proporsi pada F. iskandari lebih kecil daripada F. limnocharis.[3]

Agihan

F. iskandari diketahui menyebar di Jawa bagian barat. Selain dari lokasi tipe (yaitu Cianjur, Jawa Barat), kodok ini juga tercatat dari Malingping, Banten.[3]

Referensi

  1. ↑ Iskandar, D. & Mumpuni 2004. Fejervarya iskandari Diarsipkan 2018-06-02 di Wayback Machine. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2014.3. <www.iucnredlist.org>. Diakses 01 Desember 2014.
  2. ↑ Frost, Darrel R. (2014). "Fejervarya iskandari Veith, Kosuch, Ohler, and Dubois, 2001". Amphibian Species of the World: an Online Reference. Version 6.0. American Museum of Natural History. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-08-15. Diakses tanggal 01 Desember 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. 1 2 3 Veith, M., J. Kosuch, A. Ohler, & A. Dubois. 2001. Systematics of Fejervarya limnocharis (Gravenhorst, 1829) (Amphibia, Anura, Ranidae) and related species. 2. Morphological and molecular variation in frogs from the Greater Sunda Islands (Sumatra, Java, Borneo) with the definition of two species. Alytes 19: 5-28.
  • Toda, M., M. Matsui, M. Nishida & H. Ota. 1998. Genetic divergence among Southeast and East Asian populations of Rana limnocharis (Amphibia: Anura), with special reference to sympatric cryptic species in Java. Zool. Sci., 15: 607-613.


Ikon rintisan

Artikel bertopik amfibi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan