Rabu, 30 September 2026
18:46 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Fatin Hamama

seniman dan penyair asal Indonesia

Bagikan:
Untuk aktris Mesir, lihat Faten Hamama.

Fatin Hamama (lahir 15 November 1967) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karya-karyanya berupa puisi yang diterbitkan di berbagai media massa.[1][2] Fatin dikenal juga sebagai penyair yang kerap menulis puisi-puisi relijius dan menampilkan di panggung pertunjukan, dalam negeri dan mancanegara.[3][4]

Latar belakang

Lahir dan besar di Padang Panjang, Sumatera Barat, 15 November 1967. Ia merupakan perempuan penyair yang kerapkali menulis puisi-puisi relijius. Sejak usia muda, dia sudah menggeluti dunia kesenian utamanya seni sastra (puisi). Pada saat Fatin masih duduk dibangku kelas III sekolah dasar, berkali-kali dia sudah memenangi lomba cipta dan baca puisi. Ia kemudian menjadi anak binaan sastrawan Leon Agusta. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir (1987-1995), ia kembali ke Indonesia dan aktif mengikuti forum-forum sastra, termasuk menjadi pengurus Komunitas Sastrawan Indonesia (KSI). Dia juga pernah terlibat dalam beberapa perhelatan sastra, baik dalam negeri maupun mancanegara pernah Pertemuan Sastrawan Nusantara, Malaysia (1999), Dialog Utara VIII di Thailand (1999), Debat Sastra Akhir Abad di LKBN Antara (1999), Festival penyair Dunia di Seoul, Festival penyair Dunia di Korea Selatan, (1997),Festival penyair Dunia di Sydney (Australia), dan Festival penyair Dunia di Kuala Lumpur (Malaysia). Karya-karyanya pernah dimuat di sejumlah media cetak antara lain, Semangat, Haluan dan Singgalang. Ia meluncurkan buku kumpulan puisinya yang berjudul Papyrus, yang merupakan ungkapan kecintaannya kepada Mesir sebagai ummud dunya (ibu Dunia). Baginya, puisi adalah ungkapan hati sebagai sarana mengekspresikan kedekatan pada Tuhan. Selain berpuisi, Fatin juga aktif sebagai dubber untuk film-film India di beberapa stasiun televisi swasta, serta drama radio Butir-butir Pasir di Laut.[5][6][7][8]

Karya

  • Semangat
  • Haluan
  • Singgalang
  • Papyrus

Kontroversi

Fatin Hamama bersama Denny JA pernah terlibat perseteruan dengan sesama penyair Saut Situmorang yang berujung pada proses hukum di mana Saut dipanggil oleh Polda Metro Jaya atas sangkaan perbuatan tidak menyenangkan kepada Fatin. Kasus ini bermula dari komentar Saut di jejaring sosial Facebook yang dianggap kasar, atas masuknya nama Denny JA ke dalam buku 33 Sastrawan Indonesia Paling Berpengaruh.

Referensi

  1. ↑ CakraDunia.co (2020-05-18). "Puisi-Puisi Fatin Hamama - Puisi - Cakra Dunia - Media Online". CakraDunia.co. Diakses tanggal 2026-05-31.
  2. ↑ CakraDunia.co (2025-11-14). "Bunga Putih dari Lumpur Kehidupan: Kemenangan Puisi Esai Fatin Hamama - Features - Cakra Dunia - Media Online". CakraDunia.co. Diakses tanggal 2026-05-31.
  3. ↑ Situs resmi Taman Ismail Marzuki Diarsipkan 2015-04-28 di Wayback Machine., diakses 6 Mei 2015
  4. ↑ "One moment, please..." sastra-indonesia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-31.
  5. ↑ Pelecehan verbal oleh Saut, Fatin inginkan perlindungan hukum Diarsipkan 2022-02-25 di Wayback Machine., diakses 6 Mei 2015
  6. ↑ Tempo: Alasan Fatin melaporkan Saut ke Polisi, diakses 6 Mei 2015
  7. ↑ Gatra: Saut ditangkap, Fatin ingin dapat perlindungan hukum Diarsipkan 2015-04-07 di Wayback Machine., diakses 6 Mei 2015
  8. ↑ Merdeka: Komentar "bajingan" di FB, Saut ditangkap Diarsipkan 2021-01-23 di Wayback Machine., diakses 6 Mei 2015
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan