Senin, 12 Oktober 2026
18:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Reaktor neutron cepat

Reaktor neutron cepat

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Modell_BN-600.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
pembangkit listrik tenaga nuklir

Reaktor neutron cepat, fast-neutron reactor (FNR) atau hanya reaktor cepat, fast reactor adalah kategori dari reaktor nuklir di mana fisi reaksi berantai ditopang oleh neutron cepat (membawa energi di atas 0,5 MeV atau lebih besar, rata-rata), sebagai lawan neutron termal digunakan dalam reaktor termal-neutron. Reaktor seperti itu tidak membutuhkan moderator neutron, tetapi membutuhkan bahan bakar yang relatif kaya bahan fisil jika dibandingkan dengan yang dibutuhkan untuk reaktor termal-neutron.[1][2]

Keuntungan reaktor neutron cepat adalah dapat mengurangi radiotoksisitas total limbah nuklir.

Kerugian utama dari reaktor neutron cepat adalah bahwa sampai saat ini reaktor tersebut telah terbukti mahal untuk dibangun dan dioperasikan, dan tidak ada yang terbukti kompetitif biayanya dengan reaktor neutron termal kecuali jika harga uranium meningkat secara dramatis.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "What is Neutron - Neutron Definition". www.nuclear-power.net (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-09-19.
  2. ↑ "Neutron Flux Spectra - Nuclear Power". www.nuclear-power.net (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-08-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan