Minggu, 18 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Fargesia dracocephala

Fargesia dracocephala

Bagikan:
Fargesia dracocephala
250px-Fargesia_dracocephala_-_Trebah_Garden_-_Cornwall%2C_England_-_DSC01421.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Fargesia
Spesies:
F. dracocephala
Nama binomial
Fargesia dracocephala

Fargesia dracocephala adalah bambu berkayu yang berasal dari Tiongkok bagian tengah. Tanaman ini dikenal dalam bahasa Tionghoa sebagai longtou jianzhu (Hanzi:龙头箭竹; Pinyin:lóngtóujiǎnzhú), yang berarti Fargesia kepala naga. Nama ilmiahnya diturunkan dari Bahasa Yunani Kuno dan memiliki arti yang sama. Tanaman ini ditemukan di dataran tinggi di selatan Gansu, barat Hubei, selatan Shaanxi, dan utara Sichuan. Tanaman ini merupakan sumber makanan penting bagi panda raksasa.[1]

Terdapat bambu budidaya di dunia barat yang dijual dengan nama yang sama, namun sebenarnya merupakan spesies yang baru dideskripsikan, yaitu Fargesia apicirubens. Hal yang membingungkan adalah kultivar paling umum dari F. dracocephala terkadang dijual di dunia barat dengan nama Fargesia rufa, yang merupakan spesies berbeda. Jika ditunjuk dengan benar, kultivar tersebut muncul sebagai Fargesia 'Rufa'.[2]

Referensi

  1. ↑ Li, De-Zhu; Guo, Zhenhua; Stapleton, Chris (2007), "Fargesia dracocephala", dalam Wu, Z. Y.; Raven, P.H.; Hong, D.Y. (ed.), Flora of China, vol. 22, Beijing: Science Press; St. Louis: Missouri Botanical Garden Press, hlm. 93{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Stapleton, Chris, Dragon’s Head Bamboo: Fargesia dracocephala, diakses tanggal 2007-10-06
Ikon rintisan

Artikel bertopik Bambu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan