Minggu, 04 Oktober 2026
12:03 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Fahmi Basya

Fahmi Basya

RuoH"Soul"Allahu Align Kaumku Hamdi"Ahmad" (1:2):(61:6)

Bagikan:
Fahmi Basya
250px-Fahmi_Basya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Fahmi Basya

03 Februari 1952 (umur 74)
PekerjaanDosen matematika Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah
Dikenal karenaPendakwah, penulis, pengajar

K.H. Fahmi Basya adalah seorang pengajar Matematika Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia dikenal sebagai penemu bidang ilmu Matematika Islam yang ia teliti sejak tahun 1972.[1] Fahmi Basya merupakan alumnus FMIPA Universitas Indonesia.[2]


Latar Belakang

K.H. Fahmi Basya lahir di Padang, 3 Februari 1952 dari pasangan Hamdi Bakri dan Hj. Barkah. Orangtuanya berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ia merupakan keturunan ke-6 dari Syek Muhammad Arsyad al-Banjari

Matematika Islam

Artikel utama: Matematika Islam

K.H. Fahmi Basya melakukan penelitian mengenai Al-Qu'ran sejak tahun 1972[1] hingga akhirnya berhasil merumuskan Matematika Islam pada tahun 1982.[2]

Candi Borobudur

Hasil karya tulis

  • "Matematika Islam" #1
  • "Matematika Islam" #2
  • "Matematika Islam" #3
  • "Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman"
  • "One Million Phenomena"
  • "Bumi Itu Alquran"
  • "Pasangan Nama-nama Asmaul Husna - Yang Belum Pernah Kita Dengar"

Referensi

  1. 1 2 K.H. Fahmi Basya. Oktober 2004. "Matematika Islam: Sebuah Pendekatan Rasional untuk Yaqin". Penerbit Republika. ISBN 9793210400.
  2. 1 2 Institut Teknologi Sepuluh Nopember. 22 Desember 2005. Fahmi Basya: Kita selalu Dibombardir dengan Angka 19 Diarsipkan 2014-04-15 di Wayback Machine..

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan