Sabtu, 26 September 2026
19:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Fabrosaurus

Fabrosaurus

Fabrosaurus
Rentang waktu: Jura Awal, 199–189 jtyl
250px-Fabrosaurus_australis_mandible.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gigi holotipe
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Famili: †Fabrosauridae
Genus: †Fabrosaurus
Ginsburg, 1964[1]
Spesies tipe
†Fabrosaurus australis
Ginsburg, 1964
Artikel takson sembarang

Fabrosaurus (/ˌfæbrəˈsɔːrəs/[2]) adalah genus yang diragukan dari dinosaurus ornithischia yang hidup pada periode Jura Awal selama tahap Hettangium hingga Sinemurium (199-189 jtl). Genus ini awalnya ditempatkan pada genus yang sekarang sudah usang, Fabrosauridae (sekarang dianggap sebagai Ornithischia basal).

Fabrosaurus dinamai dan dideskripsikan oleh paleontolog Leonard Ginsburg pada 1964 bedasarkan spesimen holotipe MNHN LES9, yang merupakan sebuah bagian dari tulang rahang dengan tiga gigi. Namanya memiliki arti "Kadal milik Fabre", untuk menghormati Jean Fabre, seorang geolog Perancis dan kolega dari Ginsburg pada ekspedisi yang menemukan fosil holotipe ini di Basutoland (sekarang Lesotho). Spesies tipenya, F. australis, dinamai dari lokasi ditemukannya fosil ini, yaitu di Formasi Elliot, Lesotho, selatan Afrika (australis adalah kata latin untuk "selatan"). Genus ini awalnya dimuaskkan didalam kelompok Scelidosauridae oleh Ginsburg (1964), tetapi studi belakangan menempatkannya sebagai ornithischia basal.[3][4]

Belakangan, fosil-fosil baru dari Fabrosaurus ditemukan, yang mencakup dua tengkorak hancur dan tulang pasca-kranium yang terdisartikulasi (juga dengan vertebra, rusuk dan tulang lengan). Hal ini memungkinkan rekontruksi yang lebih lengkap.[5] Namun, seiring fosil ornithischia baru ditemukan, fitur tubuh dari F. australis dahulunya dianggap dapat ditemukan pada spesies lain, dan hingga dekade 1990-an dan 2000-an, kebanyakan penulis yang bekerja dengan kelompok ini menemukan genus ini sebagai sebuah nomen dubium, menemukan bahwa material yang dideskripsikan oleh Ginsburg kurang memadai untuk membedakan sebuah takson baru. Beberapa mengklaim bahwa fosilnya merepresentasikan sebuah variasi sederhana dari Lesothosaurus, yang dianggap sebagai takson valid.[6]

Referensi

  1. ↑ Ginsburg, L. (1964). "Decouverte d'un Scelidosaurien (Dinosaure ornithischien) dans le Trias superieur du Basutoland". Comptes rendus hebdomadaires des séances de l'Académie des sciences. 258 (1): 2366–2368.
  2. ↑ "Fabrosaurus". Lexico UK English Dictionary. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-22.
  3. ↑ Butler, Richard J. (Maret 2005). "The 'fabrosaurid' ornithischian dinosaurs of the Upper Elliot Formation (Lower Jurassic) of South Africa and Lesotho" (PDF). Zoological Journal of the Linnean Society. 145 (2): 175–218. doi:10.1111/j.1096-3642.2005.00182.x.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Ginsburg, L., (1964), "Decouverte d’un Scelidosaurien (Dinosaure ornithischien) dans le Trias superieur du Basutoland", Comptes Rendus de l'Académie des Sciences de Paris, 258; 2366–2368.
  5. ↑ Thulborn, R. A. (1970). The skull of Fabrosaurus australis, a Triassic ornithischian dinosaur. Palaeontology, 13(3), 414-432.
  6. ↑ Thulborn, R. A. (1972). The post-cranial skeleton of the Triassic ornithischian dinosaur Fabrosaurus australis. Palaeontology, 15(1), 29-60.
Avemetatarsalia
Ornithischia
    • lihat di bawah↓
Heterodontosauridae
Thyreophora
Ankylosauria
Stegosauria
Thescelosauridae
Ornithopoda
Marginocephalia
Ceratopsia
Pachycephalosauria
Laquintasaura venezuelae

Heterodontosaurus tucki Scutellosaurus lawleri Kulindadromeus zabaikalicus

Thescelosaurus neglectus
Lihat pula
Nomina dubia
Incertae sedis
Takson lainnya
Artikel lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan