Rabu, 14 Oktober 2026
06:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
FFA AS 202 Bravo

FFA AS 202 Bravo

Bagikan:
250px-FFA_AS-202_Bravo_N7746B-090117-01-8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
FFA AS 202 Bravo

Pesawat AS 202 Bravo adalah pesawat terbang yang diproduksi pertama kali tahun 1976 oleh negara Swiss untuk memenuhi kebutuhan pesawat latih baik penerbangan sipil maupun militer yang saat itu sangat diperlukan. Pesawat tersebut merupakan pengembangan dari pesawat AS 202/15 Bravo yang diproduksi tahun 1959 oleh pabrik.

Operator

Operator Sipil

  •  Finlandia
    • Pelatihan Pilot Patria - 7 pesawat pada tahun 2000–2011. Bravo Patria adalah pesawat bekas British Aerospace Flying College. BAE Flying College memiliki 11 pesawat, tetapi 1 hilang di Skotlandia dan merenggut 2 nyawa. Sisa 10 pesawat dijual ke sekolah penerbangan swasta di Finlandia yang bernama Pilot Factory, yang kemudian bergabung dengan Patria pada tahun 2004–2005.

7 dari 10 pesawat asli masih beroperasi. Selama penggabungan dengan Patria, satu pesawat dijual kepada pemilik swasta. Kecelakaan malam hari di Bandar Udara Helsinki-Malmi pada tahun 2002 tidak menelan korban jiwa, tetapi badan pesawat rusak parah dan tidak dapat diperbaiki. Pada bulan Agustus 2010, satu pesawat keluar dari landasan pacu di Helsinki-Malmi dan dinyatakan tak dapat digunakan lagi.

Pesawat Bravo milik Patria akhirnya digantikan dengan Tecnam P2002JF.

  •  Uganda
    • Sekolah Penerbangan Uganda Central – 8 pesawat.

Operator militer

Bekas dipakai operator militer


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan