Senin, 02 November 2026
18:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Estetika Schopenhauer

Estetika Schopenhauer

Bagikan:
250px-Schopenhauer_by_Jules_Luntesch%C3%BCtz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Schopenhauer mengklaim bahwa seni memberikan pengetahuan tentang Ide-ide Platonis yang abadi dan juga menghasilkan kebebasan sementara dari kehendak.

Estetika Arthur Schopenhauer berasal dari doktrin filosofis Schopenhauer tentang keutamaan Kehendak metafisika sebagai benda dalam dirinya sendiri, landasan kehidupan dan seluruh keberadaan. Dalam karya utamanya, Dunia sebagai Kehendak dan Representasi, Schopenhauer berpendapat bahwa perenungan estetika terhadap sebuah karya seni memberikan kebebasan sementara dari penderitaan yang diakibatkan oleh kehendak [kebutuhan, keinginan, desakan, dorongan] dengan menjadi audience tanpa keinginan dari “dunia sebagai representasi” [gambaran mental atau ide].[1][2] Seni, menurut Schopenhauer, juga memberikan pengetahuan esensial tentang objek-objek dunia dengan cara yang lebih mendalam daripada sains atau pengalaman sehari-hari.[3]

Referensi

  1. ↑ "...aesthetic pleasure in the beautiful consists, to a large extent, in the fact that, when we enter the state of pure contemplation, we are raised for the moment above all willing, above all desires and cares; we are, so to speak, rid of ourselves." (Schopenhauer, The World as Will and Representation, vol. I, § 68, Dover page 390)
  2. ↑ Schopenhauer's Account of Aesthetic Experience. TJ Diffey - The British Journal of Aesthetics, 1990 - Br Soc Aesthetics
  3. ↑ "[A]esthetics is at the heart of philosophy for Schopenhauer: art and aesthetic experience not only provide escape from an otherwise miserable existence, but attain an objectivity explicitly superior to that of science or ordinary empirical knowledge." "Knowledge and Tranquility: Schopenhauer on the Value of Art," Christopher Janaway, in Dale Jacquette (ed.), Schopenhauer, Philosophy and the Arts, ch. 2, (Cambridge: Cambridge University Press, 1996), p. 39.
Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan