Rabu, 21 Oktober 2026
01:36 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Eri Irianto

pemain sepak bola Indonesia

Bagikan:
Eri Irianto
Informasi pribadi
Nama lengkap Eri Irianto
Tanggal lahir (1974-01-12)12 Januari 1974
Tempat lahir Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia
Tanggal meninggal 3 April 2000(2000-04-03) (umur 26)
Tempat meninggal Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Posisi bermain Gelandang
Nomor 19
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1994-1995 Petrokimia Putra
1996 Kuala Lumpur FA
1998-2000 Persebaya Surabaya
Tim nasional‡
1995-1997  Indonesia 10 (3)
* Penampilan dan gol pada klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 3 April 2000
‡ Penampilan dan gol pada tim nasional akurat per 1997

Eri Irianto (12 Januari 1974 – 3 April 2000)[1] adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Eri mengawali kariernya di Petrokimia Putra pada musim 1994-1995. Sempat bergabung dengan klub Malaysia Kuala Lumpur FA, Eri kemudian memperkuat Persebaya Surabaya yang sempat dibawanya menjadi runner-up Liga Indonesia 1998/1999. Eri tercatat sepuluh kali tampil pada posisi gelandang bersama Tim nasional Indonesia dengan perolehan tiga gol.[2][3]

Pada pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 Nopember tanggal 3 April 2000, Eri Irianto bertabrakan dengan pemain PSIM asal Gabon, Samson Noujine Kinga. Dia pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, malamnya ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Dokter Soetomo karena serangan jantung.[1][4]

Untuk menghormati jasa-jasa Eri untuk Persebaya, mess Persebaya kemudian dinamai "Wisma Eri Irianto". Nomor 19 yang pernah dipakai dirinya dipensiunkan setelah kematiannya dan kostumnya disimpan di dalam sebuah lemari kaca di mess Persebaya.[3][5]

Prestasi dan penghargaan

Individu

  • Pencetak gol terbanyak pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 1995

Klub

Persebaya Surabaya

  • Liga Indonesia runner-up: 1998–1999

Internasional

Indonesia

  • AFF Championship tempat keempat: 1996
  • AFF Championship tempat ketiga: 1998

Karier internasional

Gol internasional

Per pertandingan yang dimainkan pada 9 September 1996.
Tabel kunci
Penalty Menunjukkan gol tercipta dari tendangan penalti
Daftar gol internasional Eri Irianto untuk tim nasional Indonesia
No. Tanggal Lokasi Lawan Skor Hasil Kompetisi Ref.
1. 6 Desember 1995Stadion Hari Ulang Tahun ke-700, Chiang Mai, Thailand Kamboja 1–0 10–0 Pesta Olahraga Asia Tenggara 1995
2. 2–0
3. 3–0
4. 4–0
5. 8 Desember 1995 Malaysia 1–0 3–0
6. 2 September 1996Stadion Jurong, Jurong, Singapura Laos 2–0 5–1 Kejuaraan AFF 1996
7. 7 September 1996 Kamboja 3–0 3–0
8. 9 September 1996 Myanmar 5–1 6–1

Referensi

  1. 1 2 Yesha (28 Desember 2012). "10 Pemain Bola yang Meninggal Saat Bertanding". Liputan6.com. Diakses tanggal 17 Mei 2013.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  2. ↑ (Inggris)Eri Irianto pada situs web National-Football-Teams.com
  3. 1 2 Rahadi, F. (3 April 2013). "Hari Ini, Legenda Persebaya Meninggal di Tengah Lapangan". Republika.co.id. Diakses tanggal 17 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Prasetyo, H. (18 Maret 2012). Prasetyo, Hery (ed.). "Puluhan Pemain Tewas Akibat Sepak Bola". Kompas.com. Diakses tanggal 17 Mei 2013.
  5. ↑ Tomy, R. (4 Januari 2013). "Nomor 19 dimuseumkan, Evan ganti nomor 21". Sindonews.com. Diakses tanggal 17 Mei 2013.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pemain sepak bola Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan