Sabtu, 17 Oktober 2026
21:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Erekhtheion

Erekhtheion

bangunan kuil di Yunani

Bagikan:
250px-Erechteum_south-west_view_in_2017_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erechtheum.
250px-Erechtheum_porch.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erechtheum.

Erekhteion adalah kuil Yunani kuno yang terletak di sebelah utara Akropolis di Athena sebagai tandingan dari kuil Parthenon.[1] Kuil Erekhteion dibangun pada tahun 421 SM-405 SM tetapi dihancurkan oleh bangsa Persia.[1] Orang Athena membiarkan reruntuhan kuil ini untuk mengingatkan masyarakat akan peristiwa perebutan Akropolis.[1] Nama kuil ini berasal dari Erektheus, yaitu pemimpin legendaris Athena yang disembah bersama Athena dan dewa-dewa lain.[1][2] Kuil ini dikenal sebagai bagian dari komplek kuil Yunani kuno.[1] Arsitektur ruangan bagian timur didirikan untuk Athena Polias atau Athena sebagai pelindung kota.[1] Pada bagian arsitektur sebelah selatan terdapat bangunan yang ditopang oleh tiang berbentuk karytid (figur wanita) yang bergaya klasik.[1] Karytid mengilustrasikan hubungan metafora harmonis antara ideal dan organik, manusia dan abstrak yang menjadi ciri khas gaya arsitektur klasik Yunani.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Adams, Laurie Schneider (2001). A History of Western Art. McGraw-Hill. ISBN 0-07-231717-5.
  2. ↑ (Inggris) The Erechtheum of Acropolis, athensguide. Diakses pada 26 Mei 2010.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Erechtheum.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan