Rabu, 30 September 2026
19:11 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Endangered Languages Project

proyek yang ditujukan untuk merangkum informasi tentang bahasa yang terancam

Bagikan:
Endangered Languages Project (ELP)
Tersedia dalamMultibahasa (7)
DidirikanJuni 2012[1]
URLwww.endangeredlanguages.com
Status saat iniAktif

Endangered Languages Project (Proyek Bahasa Terancam, ELP) adalah sebuah kolaborasi sedunia di antara organisasi bahasa pribumi, ahli bahasa, institusi edukasi, dan mitra industri penting untuk menguatkan bahasa-bahasa yang terancam. Dasar dari proyek ini adalah sebuah situs web, yang diluncurkan pada Juni 2012.[2]

Sejarah

ELP diluncurkan pada bulan Juni tahun 2012 yang bertujuan untuk menjadi sumber informasi bahasa terancam punah yang mutakhir dan komprehensif, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Katalog Bahasa Terancam,The Catalogue of Endangered Languages (ELCat), Lyle Campbell, seorang profesor linguistik yang berasal dari Fakultas Bahasa dan Sastra di Universitas Hawaii (Kampus Manoa).

Referensi

  1. ↑ "Google partners with UH Manoa linguists on endangered languages project". University of Hawaiʻi. 2012-06-12. Diakses tanggal 2019-03-21.
  2. ↑ The Endangered Languages Project: Supporting language preservation through technology and collaboration. Google Blog, June 20, 2012. https://googleblog.blogspot.com/2012/06/endangered-languages-project-supporting.html. Accessed 2016-09-22.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan