Rabu, 28 Oktober 2026
15:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Emser Depeche

Emser Depeche

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
250px-Gedenkstein_Emser_Depesche.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu yang digunakan untuk mengenang Emser Depeche, terdapat di Bad Ems

Emser Depeche adalah sebutan telegram yang dikirimkan oleh Bad Ems kepada perdana menteri Prusia, Bismarck, saat 1870.[1] Hal ini makin mempercepat pecahnya perang Jerman dan Prancis tahun 1870.[1] Adapun isi telegram tersebut adalah tentang pembicaraan antara Raja William I dari Prusia dengan Benedetti, seorang duta besar Prancis, mengenai masalah Pangeran Leopod dari Hohenzollern yang dicalonkan untuk menepati tahta Spanyol.[1] Pihak Prancis meminta supaya Prusia tidak mendukung pencalonan tersebut, tetapi dalam perundingan tersebut William I menolak hal tersebut.[1]

Bismarck kemudian memberitahukan isi telegram tersebut ke kalangan diplomatik dan pers dalam bentuk yang lebih ringkas serta tajam untuk menyinggung pemerintahan pihak kedua, Prancis.[1][2] Hal ini membuat khalayak berpikir bahwa Benedetti diperlakukan dengan cara yang tidak baik yang menyebabkan Prancis menyatakan perang dengan Jerman.[1] Pada tanggal 15 Juli 1870, Sidang Parlemen Prancis menyatakan bahwa isi telegram tersebut merupakan penghinaan bagi bangsa mereka dan kemudian saat 19 Juli 1870, mereka menyatakan perang dengan Jerman.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Sahadily, Hassan (1980).Ensiklopedi Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve. Hal 926
  2. ↑ "Ems telegram". Encyclopedi Britannica. Diakses tanggal 1 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan