Senin, 28 September 2026
21:53 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Elasmotherium

Elasmotherium

Elasmotherium
Rentang waktu: Miosen Akhir–Pleistosen Akhir
250px-Elasmotherium_skeleton%2C_Azov_Museum_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi kerangka E. caucasicum, Museum Sejarah, Arkeologi, dan Paleontologi Azov
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Perissodactyla
Famili: Rhinocerotidae
Subfamili: †Elasmotheriinae
Genus: †Elasmotherium
Fischer, 1808[1]
Spesies tipe
†Elasmotherium sibiricum
Fischer, 1809
Spesies lain
  • †E. caucasicum
    Borissiak, 1914
  • †E. chaprovicum
    Shvyreva, 2004
  • †E. peii
    Chow, 1958
  • †E. primigenium
    Sun et al., 2021
250px-Distribution_of_Elasmotherium.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran perkiraan untuk Elasmotherium
Sinonim
  • Stereoceros
  • Enigmatherium
  • E. fischeri = E. sibiricum
  • E. inexpectatum = E. caucasicum
Artikel takson sembarang

Elasmotherium adalah genus badak berbulu wol yang bertanduk satu. Meskipun itu, ia adalah badak bertanduk yang paling besar, melebihi besarnya Coelodonta antiquitatis, yaitu badak berbulu wol biasa. Tingginya Elasmotherium mencapai 2 meter, panjangnya 6 meter, dan panjang tanduknya 2 meter.

Catatan

  1. ↑ "Elasmotherium". PaleoBiology Database: Basic info. National Center for Ecological Analysis and Synthesis. 2000. Diakses tanggal 23 Maret 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Elasmotherium.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia prasejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan