Sabtu, 10 Oktober 2026
17:40 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Elang perang

Bagikan:

Dalam politik, istilah elang perang dan elang menyebut seseorang yang gemar memulai konflik bersenjata atau mengeskalasi peristiwa yang terjadi alih-alih berniat untuk menyelesaikan masalah melalui dialog atau metode non-kekerasan lainnya. Orang-orang yang keelangan berseberangan dengan merpati perang, yang mengadvokasikan negosiasi dan penyelesaian damai untuk menyelesaikan sengketa dan memandang opsi pengerahan perang sebagai sesuatu untuk dihindari oleh cara apapun kecuali benar-benar dibutuhkan. Istilah tersebut berasal dari analogi sejarah dengan burung yang bernama sama: elang adalah burung pemangsa yang menyerang dan menyantap hewan lainnya, sementara merpati menyantap biji dan buah dan menajdi simbol perdamaian.

Beragam istilah meliputi elang ayam, yang merujuk kepada orang yang mendukung tawaran perang namun sebelumnya mencegah atau secara aktif menghindari penugasan militer (seperti kepengecutan) dan elang liberal, merujuk kepada seseorang yang menganut liberalisme pasif dalam politik domestik sesambil memiliki kebijakan luar negeri yang militeristik dan intervensionis.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik perang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan