Kamis, 29 Oktober 2026
20:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ekonomi buruh

Ekonomi buruh

Bagikan:
lossy-page1-250px-%22Emergency_-_Your_help_is_Needed_to_Can_the_Crops%22_-_NARA_-_513835.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda "dibutuhkan bantuan" -- merekrut buruh yang tersedia untuk pekerjaan.
Teoretis
Empiris
Terapan
Daftar

Ekonomi buruh atau ekonomi ketenagakerjaan, berupaya memahami fungsionalitas dan cara kerja pasar tenaga kerja upahan . Tenaga kerja adalah komoditas yang dipasok pekerja buruh, biasanya dalam bentuk upah yang dibayarkan perusahaan yang pemberi kerja.[1][2] Karena para pekerja ini hadir sebagai bagian dari sistem sosial, kelembagaan, atau politik, ekonomi buruh juga harus mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan politik.[3]

Pasar tenaga kerja atau pasar kerja berperan melalui intervensi antara pekerja dan pemberi kerja. Ekonomi tenaga kerja melihat penyedia jasa tenaga kerja (pekerja) dan peminat jasa tenaga kerja (pemberi kerja), dan berupaya memahami pola upah, pekerjaan, dan pendapatan yang dihasilkan. Pola-pola ini ada karena setiap orang di pasar dianggap membuat pilihan rasional berdasarkan informasi yang mereka tahu mengenai upah, keinginan untuk memberikan tenaga kerja, dan keinginan untuk rekreasi. Pasar tenaga kerja secara umum dibatasi secara geografis, tetapi dengan munculnya internet, pasar tenaga kerja di beberapa bidang menjadi 'pasar tenaga kerja dunia'.[4]

Tenaga kerja adalah indikator pekerjaan di mana orang melakoninya. Secara umum, tenaga kerja diidentikkan dengan faktor produksi lainnya, seperti lahan dan modal. Sejumlah teori menekankan pada sumber daya manusia, atau kewirausahaan, (yang merujuk pada keahlian yang dimiliki pekerja dan bukan pada hasil kerja yang dihasilkan). Tenaga kerja merupakan hal yang khas untuk dipelajari karena ia merupakan jenis barang khusus yang tak dapat dipisahkan dari pemiliknya (misalnya, pekerjaan tak dapat dipisahkan dari orang yang mengerjakannya). Pasar tenaga kerja juga berbeda dengan pasar lain karena pekerja adalah pemasok dan perusahaan adalah peminat.[1]

Referensi

  1. 1 2 Borjas, George J. (14 Januari 2015). Labor economics (Edisi Seventh). New York, NY. ISBN 978-0-07-802188-6. OCLC 889577338.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Definition of LABOR". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-03-01.
  3. ↑ Tarling, R. (1987). "Labour Markets". Dalam Eatwell, John; Milgate, Murray; Newman, Peter (ed.). The New Palgrave: A Dictionary of Economics (Edisi 1st). London: Palgrave Macmillan. hlm. 1–4. doi:10.1057/978-1-349-95121-5_1213-1. ISBN 978-1-349-95121-5.
  4. ↑ Graham, Mark; Anwar, Mohammad Amir (2019-04-01). "The global gig economy: Towards a planetary labour market?". First Monday. doi:10.5210/fm.v24i4.9913. ISSN 1396-0466.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan