Senin, 26 Oktober 2026
17:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Ekonomi kepengelolaan

penerapan konsep, teori, alat, dan metodologi ekonomi untuk memecahkan masalah ketatalaksanaan dalam bisnis

Bagikan:

Ekonomi kepengelolaan atau ekonomi manajerial adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menerapkan teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu pertubuhan dapat mencapai tujuan atau maksudnya dengan cara yang paling cekap.[1] Ekonomi kepengelolaan terhubung dengan kawasan fungsional ilmu administrasi bisnis yang meliputi akuntansi, keuangan, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan produksi.[1]

Pengertian

Terdapat beberapa pengertian atau definisi mengenai ekonomi kepengelolaan, di antaranya:

  1. Menurut Hirschey (2003), ekonomi kepengelolaan adalah penerapan teori ekonomi sebagai metode untuk pengambilan keputusan kepengelolaan dan kepengurusan.
  2. Menurut Dominic Salavatore (1996), ekonomi kepengelolaan adalah pengetahuan atau wawasan yang menunjukan adanya teori ekonomi dan analisis terhadap pengambilan keputusan berdasarkan teori ekonomi tersebut untuk mempelajari bagaimana bisnis dapat mencapai tujuan dengan cekap.
  3. Menurut Ket (2000), ekonomi kepengelolaan adalah ilmu dan seni tentang bagaimana menyusun dan menjatahkan sumber daya perusahaan yang terbatas untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  4. Menurut Baye (2006), pengelola adalah seorang yang memanfaatkan langsung sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, sedangkan ekonomi adalah ilmu pengetahuan mengenai pembuatan keputusan dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas. Sehingga ekonomi kepengelolaan ialah kajian tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya yang terbatas dengan cara yang paling cekap untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Teori ekonomi

Adanya teori ekonomi dapat menjadi acuan untuk pengambilan keputusan. Teori ekonomi sendiri terdiri dari teori ekonomi makro dan ekonomi mikro. Ekonomi mikro termasuk serangkaian teori tentang pengambilan keputusan berdasarkan tingkah laku ekonomis seperti pemilik sumber daya, sistem perdagangan bebas dan konsumen individu. Sedangkan teori makro membahas sistem pengambilan keputusan berdasarkan keluaran, pendapatan, investasi, konsumsi, pekerjaan dan agregat ekonomi.[1]

Pengambilan keputusan

Asas ekonomi kepengelolaan didasarkan pada penjatahan terhadap sumber-sumber daya yang langka meliputi manusia, uang, bahan baku dan metode. Peranan ekonomi kepengelolaan dalam pengambilan keputusan kelola harus menerapakan teori dan metode ekonomi. Lalu keduanya digabungkan dengan alat-alat dan rekayasa analisis ekonomi untuk pemecahan masalah kepengelolaan secara optimal.

Ilmu keputusan

Matematika dan ekonometrika atau statistika dapat dijadikan sebagai model keputusan yang bertujuan untuk menentukan langkah optimal perusahaan atau bisnis untuk mencapai tujuan.

Ilmu administrasi bisnis

Ilmu administrasi dalam bisnis bisa menjadi latar belakang teori untuk pengambilan keputusan termasuk diantaranya keuangan, akuntansi, pengelolaan sumber daya manusia, dan pengelolaan pemasaran serta pengelolaan produksi.

Referensi

  1. 1 2 3 Salvatore, Dominick. Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global. Salemba Empat: Jakarta, 2005, hal. 3-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan