Minggu, 18 Oktober 2026
17:44 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Efek tepi

Efek tepi

Perubahan dalam struktur populasi atau komunitas yang terjadi pada perbatasan antara dua atau lebih habitat

Bagikan:
250px-Edge_Effect.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tepian muncul ketika dua atau lebih jenis habitat terletak bersebelahan, misalnya di gambar di atas, di Pennsylvania, Amerika Serikat

Dalam ekologi, efek tepi adalah perubahan-perubahan dalam struktur populasi atau komunitas yang terjadi di perbatasan antara dua atau lebih habitat.[1] Efek-efek ini muncul karena kondisi-kondisi lingkungan di dekat perbatasan habitat berbeda dengan kondisi di interior tiap habitat.[2] Perbatasan ahbitat mengalami kondisi-kondisi seperti paparan angin yang lebih tinggi, paparan sinar matahari, dan fluktuasi suhu. Wilayah dengan fragmen-fragmen habitat menunjukkan efek tepi yang lebih menonjol di sepanjang sebarannya.[3] Jika efek tepi meningkat, maka habitat perbatasannya dapat menunjang tingkat keanekaragaman hayati lebih tinggi daripada ekosistem-ekosistem yang berdekatan dengan peningkatan fragmentasi habitat hal ini berperan sebagai zona transisi bagi kondisi-kondisi lingkungan yang bertumpangtindih.[4] Dengan demikian, spesies dari kedua ekosistem yang terpisah dapat hidup berdampingan di wilayah umum yang sama bersamaan dengan spesies yang telah mengembangkan adaptasi untuk kehidupan di tepi lingkungan.

Referensi

  1. ↑ Levin, Simon A. (2009). The Princeton Guide to Ecology. Princeton University Press. hlm. 780. ISBN 978-0-691-12839-9.
  2. ↑ Ries, Leslie; Sisk, Thomas D. (2004). "A Predictive Model of Edge Effects". Ecology. 85 (11): 2917–2926. Bibcode:2004Ecol...85.2917R. doi:10.1890/03-8021. ISSN 0012-9658. JSTOR 3450531.
  3. ↑ Murcia, Carolina (Februari 1995). "Edge effects in fragmented forests: implications for conservation". Trends in Ecology & Evolution (dalam bahasa Inggris). 10 (2): 58–62. Bibcode:1995TEcoE..10...58M. doi:10.1016/S0169-5347(00)88977-6. PMID 21236953.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Willmer, Julian Nicholas G.; Püttker, Thomas; Prevedello, Jayme Augusto (2022-08-01). "Global impacts of edge effects on species richness". Biological Conservation. 272 109654. Bibcode:2022BCons.27209654W. doi:10.1016/j.biocon.2022.109654. ISSN 0006-3207.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan