Selasa, 06 Oktober 2026
22:55 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Efek Peltier

Efek Peltier

teori ilmiah

Bagikan:
Peltier_effect_circuit.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sirkuit efek Peltier

Efek Peltier adalah teori yang menyatakan bahwa penyerapan panas dapat terjadi pada dua penghantar listrik yang diberi arus listrik pada suhu yang berbeda. Kondisi kedua penghantar adalah terhubung di bagian permukaannya. Rambatan panas yang timbul setiap detik menyebabkan kenaikan suhunya sebanding dengan arus listrik yang mengalir.[1] Efek Peltier ditemukan oleh Jean Charles Athanase Peltier pada tahun 1834. Penyerapan panas dan pelepasan panas pada tingkat subatomik. Efek Peltier hanya terjadi pada dua jenis bahan listrik yang berbeda. Perbedaan tingkat energi material menentukan besarnya efek Peltier. Pengamatan efek Peltier sangat jelas pada semikonduktor tipe p dan tipe n. Elektron dapat berpindah dari material tipe p ke material tipe n dan sebaliknya. Perpindahan dari tipe p ke tipe n menandakan elektron berpindah ke energi yang lebih tinggi untuk menyerap energi di sekitarnya. Sedangkan perpindahan elektron dari bahan tipe n ke bahan tipe p menandakan elektron berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah untuk melepaskan energi ke sekitarnya.[2]

Referensi

  1. ↑ Gertshen, C., Kneser, H.O., dan Vogel, H. (1996). Fisika: Listrik, Magnet, dan Optik (PDF). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. hlm. 96. ISBN 979-459-693-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Patil, dkk. (2017). "Thermoelectric Refrigeration Using Peltier Effect" (PDF). International Journal of Engineering Sciences & Research Technology. 6 (5): 614. doi:10.5281/zenodo.800636. ISSN 2277-9655.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan