Rabu, 07 Oktober 2026
23:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Edy Paryono

pelatih sepak bola Indonesia

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Edy Paryono (14 Juli 1954 – 26 Februari 2024) adalah pelatih sepak bola Indonesia yang sejak 16 Juli hingga 11 September 2009 dan sempat melatih Persik Kediri. Sebelum itu Edy pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada era Ivan Kolev dan Peter Withe. Karier pelatih Edy juga didapat saat dia melatih PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang, dan Persipur Purwodadi. Namun saat di PSIS, dia sempat dipecat gara-gara tim kebanggaan warga Kota Semarang itu bermain buruk.[1]

Pada 11 September 2009, secara mengejutkan Edy Paryono meletakkan jabatannya sebagai pelatih Persik Kediri lantaran sudah dua bulan tidak digaji.

Pada 2010, ia ditunjuk oleh manajemen Semarang United untuk menjadi pelatih kepala pada tahun 2011, ia menjadi pelatih kepala PSIS Semarang di Liga Profesional Indonesia namun pada tahun 2014, ia menukangi tim asal Kalimantan Tengah, Kalteng Putra FC 1. Tahun 2017 ia menukangi tim laskar jaka poleng Persab Brebes di kompetisi liga 3 nasional, pada tahun 2018 di pinang untuk menjadi juru taktik Persitema Temanggung di kompetisi liga 3 Jawa Tengah.

Prestasi Kepelatihan

Bersama PSIS Semarang

1999

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik pelatih sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan