Rabu, 28 Oktober 2026
08:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Edward E. Simmons

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)

Edward E. Simmons (lahir tahun 1911 di Los Angeles – meninggal tanggal 18 Mei 2004 di Pasadena) adalah seorang rekayasawan dalam bidang teknik listrik dan penemu alat tolok regangan untuk resistensi kawat terpilin.

Simmons mengikuti perkuliahan di Institut Teknologi California. Ia menamatkan pendidikannya dan meraih gelar Sarjanan Sains pada tahun 1934, kemudian ia melanjutkan pendidikan di tempat yang sama dan meraih gelar Magister Sains pada 1936. Setelah lulus, Simmons bekerja sebagai Asisten Profesor untuk Donald Clark di institut yang sama. Pada 1938, Simmons menemukan alat tolok regangan. Penemuannya ini diklaim oleh Institut Teknologi California, tetapi ia mengajukan tuntutan ke Mahkamah Agung California dan memenangkan hak paten penemuan ini pada 1949.[1]

Pada 1944, Institut Franklin memberi Simmons sebuah Medali Edward Longstreth.[2]

Simmons meninggal pada 2004 akibat menderita penyakit kanker.[3]

Referensi

  1. ↑ "Simmons vs. Caltech". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-03-22. Diakses tanggal 2006-03-27.
  2. ↑ "Franklin Laureate Database - Edward Longstreth Medal 1944 Laureates". Franklin Institute. Diakses tanggal November 14, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  3. ↑ Smith, Douglas L.; Dietrich, Jane S.; Ellis, Barbara (2004). "Obituaries: Arnold O. Beckman; William Dreyer; Robert P. Sharp; Edward E. Simmons, Jr". Engineering and Science. 67: 35–43. ISSN 0013-7812.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan