Senin, 21 September 2026
23:22 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Edgar Ray Killen

Edgar Ray Killen

Edgar Ray Killen
250px-Edgar_Ray_Killen_Mugshot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1925-01-17)17 Januari 1925
Meninggal11 Januari 2018(2018-01-11) (umur 92)
Nama lainPreacher
Status pidana
Meninggal
VonisPembunuhan
Dakwaan pidana
Pembunuhan
Hukuman
60 tahun penjara

Edgar Ray "Preacher" Killen (17 Januari 1925  11 Januari 2018) adalah seorang pendeta Baptis Amerika Serikat dan mantan anggota Ku Klux Klan. Dia yang merencanakan pembunuhan terhadap James Chaney, Andrew Goodman, dan Michael Schwerner, tiga aktivis hak-hak sipil yang berpartisipasi dalam kampanye Freedom Summer pada tahun 1964.[1][2] Killen juga adalah seorang perekrut bagi Ku Klux Klan, sebuah kelompok rasis.

Pada 21 Juni 2005, Killen dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan pembunuhan, tepat empat puluh satu tahun setelah pembunuhan tersebut.. Dia dijatuhi hukuman penjara selama 60 tahun. Dia mengajukan banding atas putusan tersebut, tetapi hukuman tersebut dikuatkan pada 12 April 2007 oleh Mahkamah Agung Mississippi.[3] Killen akhirnya meninggal di penjara pada 11 Januari 2018, enam hari sebelum ulang tahunnya yang ke 93.[4]

Pembunuhan terhadap tiga aktivis yang dilakukan oleh Killen menginspirasi pembuatan film berjudul Mississippi Burning.

Referensi

  1. "'Mississippi Burning' Case Begins New Chapter, as Prof. Ken Bode Previews Trial - DePauw University". Depauw.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-16. Diakses tanggal 13 Januari 2018.
  2. "Civil Rights Movement Veterans Website -- Neshoba Murders Case — A Chronology". Crmvet.org. Diakses tanggal 13 Januari 2018.
  3. Killen v. State, 958 So.2d 172 (Miss. 2007).
  4. Jerry Mitchell, The (Jackson, Miss.) Clarion-Ledger (12 Januari 2018). "Klansman who orchestrated Mississippi Burning killings dies in prison". USA Today. Diakses tanggal 12 Januari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan