Selasa, 22 September 2026
17:34 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Edgar Morin

Edgar Morin

250px-Edgar_Morin%2C_2011_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edgar Morin (2011).

Edgar Morin (/mɔːˈræn/; Prancis:[ɛdɡaʁmɔʁɛ̃]; Nahoum; 8 Juli 1921  29 Mei 2026) adalah seorang filsuf dan sosiolog Prancis dalam teori informasi yang telah diakui atas karyanya tentang kompleksitas dan "pemikiran kompleks" (pensée complexe),[1] dan atas kontribusi ilmiahnya di berbagai bidang seperti studi media, politik, sosiologi, antropologi visual, ekologi, pendidikan, dan biologi sistem. Ia memiliki dua gelar sarjana, satu di bidang sejarah dan geografi dan satu di bidang hukum,[2] dan tidak pernah mengambil gelar PhD.[2]

Selama karier akademiknya, Morin terutama terkait dengan École des hautes études en sciences sociales (EHESS) di Paris. Meskipun kurang dikenal di dunia berbahasa Inggris karena terbatasnya ketersediaan terjemahan bahasa Inggris dari lebih dari 60 bukunya, Morin terkenal di dunia berbahasa Prancis, Eropa, dan Amerika Latin.[3]

Masa muda

Pada awal abad ke 20, keluarga Edgar Morin pindah dari Yunani ke Marseille, Prancis.[4] Edgar dilahirkan pada tanggal 8 Juli 1921 dengan nama Edgar Nahoum.

Politik dan pekerjaan

Perkenalannya pertama kali pada sosialisme terjadi saat Perang Saudara di Spanyol. Ketika Jerman menginvansi Prancis pada tahun 1940, Edgar mengungsi ke Toulouse di mana dia mengabdikan dirinya pada sosialisme Marxist. Sebagai anggota dari French Resistance, dia mengadopsi nama Morin dan menggunakan nama tersebut sampai akhir hayatnya. Edgar bergabung dengan Partai Komunis Prancis pada tahun 1941. Edgar menikahi Violette Chapellaubeau pada tahun 1945 dan tinggal di Landau di mana dia bertugas sebagai Letnan di kesatuan French Occupation di Jerman.

Pada tahun 1946, dia kembali ke Paris dan meninggalkan karier militernya untuk fokus kepada aktivitasnya dalam Partai Komunis. Namun, hubungannya dengan partai tersebut memburuk dan akhirnya Edgar keluar dari partai pada tahun 1951 setelah ia memublikasikan sebuah artikel di Le Nouvel Observateur. Pada tahun yang sama, dia bergabung dengan National Center of Scientific Research (NCRS).

Karya tulis ilmiah

Pada tahun 1959, bukunya yang berjudul Autocritique diterbitkan. Pada tahun yang sama sosiologi dari Prancis, Georges Friemann, bersama Roland Barthes mendirikan pusat studi komunikasi (Center for the Study of Mass Communication) di Paris dan kemudian berganti nama menjadi Edgar Morin Centre.[5]

Referensi

  1. For instance, see Moser, Keith 2018. Rethinking the Essence of Human and Other-Than-Human Communication in the Anthropocene Epoch: A Biosemiotic Interpretation of Edgar Morin’s “Complex Thought”. Humanities 7(2): 57.
  2. 1 2 Edgar Morin ou l'éloge de la pensée complexe, CNRS Le Journal.
  3. Bouiss, Ousama (Juli 7, 2021). "Edgar Morin, un siècle de sagesse en trois leçons". The Conversation. Diakses tanggal 23 Agustus 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Centre Edgar-Morin". iiac. Diakses tanggal 2012-12-20.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Edgar Morin.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan