Minggu, 11 Oktober 2026
09:12 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Escherichia coli

Escherichia coli

Bagikan:
Escherichia coli
250px-E._coli_Bacteria_%287316101966%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Bacteria
Kerajaan: Pseudomonadati
Filum: Pseudomonadota
Kelas: Gammaproteobacteria
Ordo: Enterobacterales
Famili: Enterobacteriaceae
Genus: Escherichia
Spesies:
E. coli
Nama binomial
Escherichia coli
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim (Escherich 1885)

Bacillus coli communis

Escherichia coli (diucapkan /ˌɛʃəˈrɪkiə ˈkoʊlaɪ/) adalah bakteri Gram-negatif, anaerob fakultatif, berbentuk batang (basil), dan termasuk dalam kelompok bakteri koliform dari genus Escherichia. Bakteri ini secara alami umum ditemukan di bagian bawah usus hewan berdarah panas, termasuk manusia. Kebanyakan E. coli tidak berbahaya, tetapi beberapa, seperti E. coli tipe O157:H7, dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius pada manusia yaitu diare berdarah karena eksotoksin yang dihasilkan bernama verotoksin.[1] Toksin ini bekerja dengan cara menghilangkan satu basa adenin dari unit 28S rRNA, sehingga menghentikan sintesis protein.[1] Sumber bakteri ini contohnya adalah daging yang belum masak, seperti daging hamburger yang belum matang.[1]

E. coli yang tidak berbahaya dapat menguntungkan manusia dengan memproduksi vitamin K2, atau dengan mencegah bakteri lain di dalam usus.[2]

E. coli banyak digunakan dalam teknologi rekayasa genetika. Biasa digunakan sebagai vektor untuk menyisipkan gen-gen tertentu yang diinginkan untuk dikembangkan. E. coli dipilih karena pertumbuhannya sangat cepat dan mudah dalam penanganannya. Negara-negara di Eropa sekarang sangat mewaspadai penyebaran bakteri E. coli ini, mereka bahkan melarang mengimpor sayuran dari luar.

Gejala jika terinfeksi

Beberapa gejala yang timbul jika terinfeksi oleh bakteri E. coli yang bersifat patogen di antaranya:

  1. Diare ringan, diare tingkat sedang, dan bahkan diare terparah sampai berdarah.[3]
  2. Demam.[3]
  3. Perut terasa keram.[3]
  4. Mengalami dehidrasi.[4]
  5. Nafsu makan berkurang.[3]
  6. Mual.[3]

Penyebab

  1. Air yang tidak bersih.[4]
  2. Makan makanan yang mentah.[5]
  3. Tidak mencuci tangan saat buang air besar.[5]

Keragaman

E. coli mencakup populasi dalam jumlah besar atas bakteri yang memiliki keragaman fenotipe dan genetik dalam tingkat yang tinggi[6]

Pencegahan

Pencegahannya dapat dilakukan dengan mencuci makanan hingga bersih, rajin mencuci makanan, masak daging dengan tingkat kematangan yang seharusnya.[7]

Galeri

  • Koloni E. coli dalam agar Endo.
    Koloni E. coli dalam agar Endo.

Referensi

  1. 1 2 3 Levinson W. 2008. Review of Medical Microbiology. Amerika: The McGraw-Hill Companies.
  2. ↑ Amirullah; Nasruddin, Hermiaty; Karim, Marzelina; Nurhikmawati; Mangarengi, Yusriani; Wahid, Syarifuddin (2022-05-31). "Uji Sensitivitas Daun Mangrove Terhadap Bakteri Eschericia Coli dengan Metode Kirby Bauer Disc". Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran (dalam bahasa Inggris). 2 (5): 298. doi:10.33096/fmj.v2i5.2. ISSN 2808-9146.
  3. 1 2 3 4 5 Halodoc. "Penyakit E. coli - Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati | Halodoc.com". halodoc. Diakses tanggal 2020-03-16.
  4. 1 2 "Infeksi Bakteri E. Coli". SehatQ. Diakses tanggal 2020-03-16.
  5. 1 2 Handayani (2016-01-18). "Ketahui Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Infeksi Bakteri E.Coli". Bidanku.com. Diakses tanggal 2020-03-16.
  6. ↑ Bergey's manual of systematic bacteriology. D. H. Bergey, Noel R. Krieg, John G. Holt. Baltimore, MD: Williams & Wilkins. 1984. hlm. 408–20. ISBN 0-683-04108-8. OCLC 9042846.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Halodoc, Redaksi. "9 Cara Mencegah Infeksi Bakteri E. Coli". halodoc. Diakses tanggal 2020-03-16.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Escherichia coli.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bakteri ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan