Rabu, 21 Oktober 2026
23:50 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Nusa Konstruksi Enjiniring

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk
250px-LogoNKE1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaPT Duta Graha Indah Tbk
JenisPublik
BEI: DGIK
IndustriKonstruksi
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Djoko Prabowo[1]
(Direktur Utama)
Hendro Martowardojo[1]
(Komisaris Utama)
Layanan
  • Pembangunan gedung dan infrastruktur pertambangan
  • Pengembangan properti
  • Pembangkitan listrik
PendapatanRp 921,71 miliar (2019)[2]
Rp 6,77 miliar (2019)[2]
Total asetRp 1,336 triliun (2019)[2]
Total ekuitasRp 671,15 miliar (2019)[2]
PemilikPT Global Dinamika Kencana (51,85%)
Jumlah karyawan
908 (2019)[2]

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk adalah anak usaha dari Global Dinamika Kencana yang bergerak di bidang konstruksi. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini memiliki kantor cabang di Padang, Balikpapan, Surabaya, dan Makassar. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga berbisnis di bidang konstruksi infrastruktur pertambangan, pengembangan properti, dan pembangkitan listrik.[2]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada bulan Januari 1982 dengan nama PT Duta Graha Indah. Proyek besar yang pernah digarap oleh perusahaan ini antara lain proyek pembangunan irigasi Batang Antokan di Padang, pembangunan landas pacu baru Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, pembangunan gedung Bursa Efek Indonesia, kompleks Grand Indonesia, dan Hotel Dharmawangsa di Jakarta, serta pembangunan Apartemen Amartapura di Kabupaten Tangerang. Pada bulan Desember 2007, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.

Pada tahun 2009, bersama Macmahon Holdings, perusahaan ini mendapat kontrak untuk membangun infrastruktur di Tambang Emas Martabe milik Agincourt Resources.[3] Pada tahun 2010, perusahaan ini berekpansi ke luar Indonesia dengan mendirikan Duta Graha Arabia di Arab Saudi, serta menjadi perusahaan konstruksi asal Indonesia pertama yang berhasil memenangkan kontrak pembangunan infrastruktur di Timor Leste. Pada tahun 2012, perusahaan ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang dan berekspansi ke bisnis pembangkitan listrik berbasis energi terbarukan.[2][4]

Pada tahun 2017, perusahaan ini mendapat kontrak untuk membangun pengaman Pantai Tiku dan normalisasi Batang Agam di Padang, serta membangun pengaman Pantai Jongor di Banten.[5] Bersama Macmahon Holdings, perusahaan ini juga mendapat kontrak untuk membangun infrastruktur di Tambang Emas Tujuh Bukit.[6] Pada tahun 2021, Global Dinamika Kencana resmi mengakuisisi 51,85% saham perusahaan ini dengan harga Rp 229,85 miliar.[7] Pada tahun 2022, melalui PT Duta Buana Permata, perusahaan ini mengakuisisi 35% saham PT Dirgantara Yudha Artha dengan harga Rp256,5 miliar.[8]

Referensi

  1. 1 2 "Komisaris & Direksi". PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2019" (PDF). PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Jati, Gentur Putro (12 November 2015). "Garap Tambang Martabe, Nusa Konstruksi Raup Rp 2,2 Triliun". CNN Indonesia. Diakses tanggal 19 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Sejarah Perusahaan". PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Hardiyan, Yodie (29 September 2017). "Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK) Kantongi 3 Proyek Baru". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 19 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Hendra, Lukas (13 November 2017). "Nusa Konstruksi (DGIK) Gandeng Macmahon Garap Tumpang Pitu". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 19 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Puspitasari, Ika (7 Oktober 2021). "Global Dinamika Kencana jadi pengendali baru Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK)". Kontan. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Sandria, Feri (19 April 2022). "Nusa Konstruksi Akuisisi 35% Saham Dirgantara Yudha Rp 256 M". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 19 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Perusahaan konstruksi di Indonesia
Konsultan
Kontraktor


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan