Selasa, 03 November 2026
09:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Drosera purpurascens

Bagikan:
Drosera purpurascens
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Droseraceae
Genus: Drosera
Subgenus: Drosera subg. Ergaleium
Seksi: Drosera sect. Stolonifera
Spesies:
D. purpurascens
Nama binomial
Drosera purpurascens
Sinonim

Drosera purpurascens adalah spesies tumbuhan menahun umbian yang kompak dalam genus Drosera yang endemik di barat daya Australia Barat. Tumbuhan ini menghasilkan 1 batang tegak atau 2 hingga 5 batang lateral semi-tegak yang tumbuh sepanjang 3 hingga 10 cm. Ukuran tumbuhan yang kompak dikombinasikan dengan tangkai daun yang relatif panjang membedakannya dari semua anggota lain dalam seksi Stolonifera. Spesies ini berasal dari wilayah mulai dari Mount Cooke hingga dekat Katanning dan Ongerup ke selatan hingga wilayah Denmark-Albany. Tumbuhan ini tumbuh di tanah pasir-laterit dan berbunga dari bulan Juli hingga Oktober, berbunga secara massal setelah kebakaran hutan.[1]

Tumbuhan ini pertama kali dideskripsikan secara resmi oleh August Friedrich Schlotthauber pada tahun 1856. Pada tahun 1982, N. G. Marchant mendeskripsikan subspesies dari D. stolonifera yang kemudian direduksi menjadi sinonim dengan D. purpurascens.[1]

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Droseraceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Templat:Australia-eudicot-stub

Ikon rintisan

Artikel bertopik Flora Australia Barat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan