Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Dradjad Hari Wibowo | |
|---|---|
| Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesiake-2 | |
| Mulai menjabat 1 Oktober 2026 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Menteri | Airlangga Hartarto |
| Pendahulu | Ali Sadikin Arifin Harahap Jan Daniel Massie Ahmad Sukendro Tumpal Dorianus Pardede |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2004 –30 September 2009 | |
| Daerah pemilihan | DKI Jakarta I |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 20 Mei 1964 (umur 62) Surabaya, Indonesia |
| Partai politik | PAN |
| Suami/istri | Kirsfianti Linda Ginoga |
| Anak | 3 |
| Almamater | |
| Pekerjaan | |
Dradjad Hari Wibowo (lahir 20 Mei 1964) adalah seorang ekonom dan politikus Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sejak Oktober 2026.[1] Ia merupakan seorang ekonom INDEF dan pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Partai Amanat Nasional periode 2004–2009.
Karier
Anggota DPR
Drajad Wibowo terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2004–2009. Ia ditempatkan di Komisi IX sebagai Wakil Ketua.
Pada Mei 2005, ia mempertanyakan keputusan pengangkatan Agus Martowardojo sebagai Direktur Utama Bank Mandiri, yang belum lulus uji kelayakan dan kepatutan disyaratkan Bank Indonesia.[2] Pada Juni 2008, ia mengkritik Fraksi Partai Damai Sejahtera yang menolak Undang-Undang Perbankan Syariah.[3] Pada Februari 2009, ia mengkritik Departemen Keuangan dalam penanganan Obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.[4]
Karier profesional
Pada tahun 2014-2015 Dradjad Wibowo menjabat sebagai Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan Badan Intelijen Negara (DISK). Untuk mendorong implementasi pembangunan berkelanjutan, dia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) Mei 2000 – Februari 2004. Dia juga mendirikan Sustainable Development Indonesia (SDI) pada tahun 2009. Pada tahun 2011, ia mendirikan sekaligus sebagai ketua umum Kerjasama Sertifikasi Kehutanan Indonesia (IFCC) untuk mempromosikan sertifikasi pengelolaan hutan lestari dan ketelusuran asal-usul hasil hutan berdasarkan Program for the Endorsement of Forest Certification (PEFC).
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Drajad Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 1 Oktober 2026, mendampingi Menteri Airlangga Hartarto.[1]
Referensi
- 1 2 "Daftar Lengkap Reshuffle Menteri dan Pejabat yang Dilantik Prabowo". CNN Indonesia. 1 Oktober 2026. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.
- ↑ "Drajad: Pengangkatan Dirut Bank Mandiri Belum Sah". Liputan6.com. 26 Mei 2005. Diakses tanggal 2 Oktober 2026.
- ↑ Mochammad Wahyudi (17 Juni 2008). "Drajad: Alasan PDS Tolak UU Perbankan Syariah Dibuat-Buat". okezone.com. Diakses tanggal 2 Oktober 2026.
- ↑ "Penanganan Obligor BLBI Masih Setengah Hati". hukumonline.com. 9 Februari 2009. Diakses tanggal 2 Oktober 2026.