Minggu, 01 November 2026
04:36 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Dongji Rescue

Dongji Rescue

film Tiongkok tahun 2025 karya Guan Hu dan Fei Zhenxiang

Bagikan:
Dongji Rescue
250px-Dongji_Rescue_poster.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster penayangan di bioskop
Tionghoa sederhana东极岛
Tionghoa tradisional東極島
Hanyu PinyinDōngjí Dǎo
SutradaraGuan Hu
Fei Zhenxiang
ProduserLiang Jing
Zhu Wenjiu
Ditulis olehChen Shu
Dong Runnian
Zhang Ji
Fei Zhenxiang
PemeranZhu Yilong
Wu Lei
Ni Ni
Perusahaan
produksi
Beijing Seven Impression Culture Co., Ltd.
Shanghai Taopiaopiao Film Television Culture Co., Ltd.
Pearl River Film Group Co., Ltd.
Beijing Light Film Co., Ltd.
China Film Industry Group Co., Ltd.
Seven Impression (Zhoushan) Film Television Media Co., Ltd.
Jiangxi Film Group Co., Ltd.
Seven Impression (Wuxi) Film Television Media Co., Ltd.
Shaanxi Wentou Film Investment Management Co., Ltd.
Beijing Jingxi Cultural Tourism Co., Ltd.
Tanggal rilis
  • 08 Agustus 2025 (2025-08-08)(Tiongkok)
Durasi134 menit[1]
NegaraTiongkok
BahasaMandarin
AnggaranUS$80 juta [2]
Pendapatan kotorUS$50,2 juta [3]

Dongji Rescue (Hanzi:东极岛) adalah sebuah film sejarah Tiongkok tahun 2025 yang disutradarai oleh Guan Hu dan Fei Zhenxiang, dan dibintangi oleh Zhu Yilong, Wu Lei dan Ni Ni.[4] Berdasarkan pada insiden "Lisbon Maru" pada Perang Dunia II, film ini mengisahkan cerita para nelayan Tiongkok yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan lebih dari 200 tahanan perang Inggris setelah kapal angkut Jepang tenggelam di lepas pantai Zhoushan, provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, pada 1942.[5][6] Film ini ditayangkan perdana di Tiongkok pada 8 Agustus 2025.[7][8]

Alur cerita

Pada masa Perang Dunia II, tepatnya 27 September 1942, kapal kargo Jepang Lisbon Maru yang mengangkut 1.816 tawanan Inggris dari Hong Kong menuju Jepang ditembak oleh sebuah kapal selam Amerika Serikat. Kapal tersebut perlahan tenggelam di perairan sekitar Zhoushan, Tiongkok. Sekitar dua mil laut dari lokasi penembakan terdapat Pulau Dongji, sebuah pulau berpenduduk Tiongkok yang saat itu diduduki tentara Jepang. Di pulau tersebut tinggal dua bajak laut bernama Ah Bi dan Ah Dang. Suatu hari, Ah Dang menemukan seorang pria Inggris yang terapung di laut. Ia sempat menolong pria itu dan membawanya ke perahu, namun Ah Bi menggagalkannya karena merasa penyelamatan tersebut terlalu berisiko. Sesampainya di pulau, Ah Dang tidak setuju dengan Ah Bi dan kembali ke laut sampai akhirnya membawa pria itu ke Pulau Dongji.

Pria tersebut ternyata adalah Thomas Newman, salah satu tawanan perang Inggris yang terlempar ke laut setelah kapal Lisbon Maru ditembak. Mengetahui sifat keras Ah Dang, Ah Bi meminta bantuan Chen, seorang guru lokal, untuk berkomunikasi dengan Newman. Ah Bi kemudian menemui Wu Wanshou, ayah dari gadis yang disukainya, Ah Hua, untuk memberitahu keberadaan Newman. Ah Bi terus berusaha mengusir Newman, tetapi Ah Dang selalu mencegahnya. Beberapa waktu kemudian, pasukan Jepang tiba di Pulau Dongji. Pemimpin pasukan, Letnan Komandan Hideo Wada, segera memaksa penduduk setempat untuk mengungkap keberadaan orang Inggris yang melarikan diri dari kapal mereka. Ketika penduduk menyatakan tidak mengetahui apa-apa, Hideo menembak mati seorang pria dan seorang anak kecil. Newman, yang tidak ingin penduduk desa menjadi korban demi dirinya, akhirnya menyerahkan diri. Namun, topi yang dikenakannya membuat Hideo curiga bahwa penduduk sengaja menyembunyikan Newman. Hideo kemudian memberikan hukuman dengan memilih beberapa orang, termasuk Wan Liang, Ah Lu, dan Qian Jin, untuk dijadikan tahanan. Wu Wanshou yang tak ingin mereka ditahan, mengaku sebagai orang yang bertanggung jawab dan menegaskan bahwa seluruh penduduk desa tidak mengetahui apa pun tentang Newman. Hideo langsung menembaknya di tempat. Tak lama kemudian, Ah Dang menawarkan diri untuk juga menjadi tahanan.

Sesampainya di kapal, Thomas Newman segera dipenggal dan kepalanya dibuang ke laut. Sementara itu, para penduduk yang ditawan dimasukkan ke ruang tahanan yang penuh sesak. Laksamana Hisao Wataru kemudian memerintahkan pemindahan seluruh pasukan dari kapal yang karam ke perahu kecil, sementara para tahanan dibiarkan tenggelam. Beberapa waktu kemudian, ruang tahanan mulai kemasukan air. Dengan makin tingginya air, Ah Dang mencoba untuk berenang mencari jalan keluar dari ruangan tersebut.

Di Pulau Dongji, penduduk yang berusaha menguburkan korban tewas ditembaki oleh prajurit Jepang. Peristiwa itu membuat Chen, seorang mantan tentara, sangat marah dan tidak bisa berdiam diri. Ia mengambil pistol yang disembunyikannya dan mulai menembaki prajurit Jepang di pos penjagaan, tapi hanya berhasil melukai seorang prajurit dan tertangkap. Chen kemudian dieksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup.

Sementara itu, Ah Bi diam-diam menyelinap ke kapal Lisbon Maru dan berhasil menyelamatkan Ah Dang yang tengah berusaha berenang mencari jalan keluar. Ah Dang tidak mau melarikan diri dan memilih untuk membuka segel ruangan tahanan kargo 3. Kaburnya para tahanan langsung diketahui oleh pasukan Jepang, sehingga para pasukan mulai menembaki mereka. Dalam satu kesempatan, Ah Dang berlari mendekati Hideo dan berhasil membunuhnya, tetapi ia tertembak dan akhirnya meninggal setelah dibawa pulang ke Pulau Dongji oleh Ah Bi. Kematian Ah Dang membuat Ah Bi murka; ia membunuh seluruh pasukan Jepang yang berjaga di pos pulau. Demi menunaikan keinginan terakhir Ah Dang, Ah Bi kembali ke kapal Lisbon Maru dan membebaskan semua tawanan Inggris yang masih hidup.

Di Pulau Dongji, Ah Hua menghancurkan tembok rumah yang ternyata di baliknya adalah altar leluhur. Ia menyampaikan bahwa sikap tunduk yang selama ini dilakukan penduduk Dongji sia-sia, karena hasilnya justru membuat mereka terbunuh. Ah Hua bertekad untuk tidak lagi tunduk dan menentang aturan desa yang melarang perempuan berlayar. Kata-katanya membangkitkan semangat seluruh penduduk, yang kemudian bersatu untuk menyelamatkan para tawanan Inggris yang masih hidup. Pada akhirnya, Ah Bi meninggal di laut setelah berusaha menyelamatkan sebuah perahu yang terseret pusaran air dari kapal Lisbon Maru yang tenggelam. Melihat penduduk Dongji yang menyelamatkan para tawanan, pasukan Jepang akhirnya memutuskan untuk mundur.

Pada telop penutup film, ditampilkan keterangan bahwa catatan sejarah mencatat para nelayan Tiongkok menyelamatkan total 384 tahanan perang Inggris. Beberapa di antara mereka berhasil pulang ke negaranya.

Pemeran

  • Zhu Yilong sebagai Ah Bi
  • Wu Lei sebagai Ah Dang
  • Ni Ni sebagai Ah Hua
  • Yang Haoyu sebagai Li Yuanxing
  • Chen Minghao sebagai Mr. Chen
  • Ni Dahong sebagai Mr. Wu
  • Wang Yiquan sebagai Ah Kui
  • Kevin Lee sebagai Letnan Kolonel Stewart
  • Hideo Nakaizumi sebagai Letnan Komandan Hideo Wada
  • Atsushi Shinohara sebagai Letnan Jendral Hisao Wataru

Produksi

Tim kreatif memulai persiapan pada 2019, sebuah proses yang berlangsung selama enam tahun.[9] Pada 2023, mereka menyiapkan lokasi pengambilan gambar di Wuxi, tempat kru membangun replika berskala penuh dari sebuah kapal tawanan perang raksasa. Mereka juga menggunakan teknik warisan budaya takbenda yang hampir punah untuk membuat 24 perahu nelayan yang meniru model dari lebih dari 80 tahun lalu.[10][11]

Pengambilan gambar utama dimulai pada 24 Juni 2024 dan selesai pada 6 Januari 2025.[12][13] Film ini diambil di lokasi Zhoushan, Zhejiang.[12]

Penayangan

Dongji Rescue ditayangkan pada 8 Agustus 2025 di Tiongkok.[7] Film ini kemudian dirilis di Amerika Serikat dan Britania Raya pada 22 Agustus 2025.[14]

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Nominasi Hasil Ref.
2025 Penghargaan Visual Effects Society Efek Visual Pendukung Terbaik dalam Film Panjang Fotorealistik Tim Crosbie, Celeste Chen, Christian Sjöstedt, Lea Benjovitz Nominasi [15]
Weibo Awards Film Paling Dinantikan Tahun Ini Dongji Rescue Menang [16]

Referensi

  1. ↑ "Dongji Rescue (15)". British Board of Film Classification (dalam bahasa Inggris). 14 Agustus 2025. Diakses tanggal 14 Agustus 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Guan Hu's $80 Million War Epic 'Dongji Rescue' Heads to U.K., European Cinemas". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal Agustus 31, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Dongji Rescue". The Numbers. Diakses tanggal November 21, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Shen Yanrong (沈雁容) (2025-06-13). 朱一龙、吴磊、倪妮领衔 《东极岛》定档8月8日. hangzhou.com.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 2025-08-14.
  5. ↑ Patrick Brzeski (2025-07-28). "Guan Hu's $80 Million War Epic "Dongji Rescue" Heads to U.K., European Cinemas". hollywoodreporter.com. Diakses tanggal 2025-08-14.
  6. ↑ "Dongji Rescue: A role that hits different". chinadaily.com.cn. 2025-08-06. Diakses tanggal 2025-08-14.
  7. 1 2 Ramachandran, Naman (19 Agustus 2025). "Zhu Yilong, Ni Ni on 'Dongji Rescue' WWII Maritime Epic: 'Humanism Doesn't Recognize National Boundaries'". Variety. Diakses tanggal 19 Agustus 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Dongji Rescue 2025 - Kinoarea". kinoarea.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-19.
  9. ↑ 北京文化项目储备丰富布局深化 助推产业发展. TOM Group (dalam bahasa Tionghoa). 20 November 2019. Diakses tanggal 31 Agustus 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ 独家揭秘电影《东极岛》幕后故事 75%场景在无锡搭建拍摄. Wuxi Daily (dalam bahasa Tionghoa). 25 Juli 2025. Diakses tanggal 31 Agustus 2025.
  11. ↑ 《东极岛》亮相上合电影节开幕式. Maoyan (dalam bahasa Tionghoa). 4 Juli 2025. Diakses tanggal 31 Agustus 2025.
  12. 1 2 管虎新作!朱一龙、吴磊领衔!电影《东极岛》在滨湖开机. The Paper (dalam bahasa Tionghoa). Shanghai United Media Group. 25 Juni 2025. Diakses tanggal 14 Agustus 2025.
  13. ↑ Zhen Ting (振亭) (6 Januari 2025). 电影《东极岛》杀青:耗时6年打造的大片. sina.com.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 14 Agustus 2025.
  14. ↑ Jones, Emma (21 Agustus 2025). "'Ia berutang nyawa kepada para nelayan Tiongkok itu': Dongji Rescue dan kisah nyata dari sebuah aksi kepahlawanan Perang Dunia II yang terlupakan". BBC (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  15. ↑ Victorian, Brande (13 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Leads 2026 Visual Effects Society Nominations With 10 Nods". Hollywood Reporter. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  16. ↑ 《东极岛》亮相微博电影之夜 获"年度特别推荐影片". Maoyan (dalam bahasa Tionghoa). 16 Juni 2025. Diakses tanggal 31 Agustus 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan