Selasa, 03 November 2026
04:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Doenjangjjigae

Doenjangjjigae

hidangan semur berbahan kedelai khas Korea

Bagikan:
250px-Doenjang_jjigae.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Doenjangjjigae

Doenjangjjigae (된장찌개) merupakan jenis jjigae yang bahan utamanya adalah doenjang.[1] Doenjangjjigae dimasak dengan bahan yang berbeda-beda menurut musim.[2] Pada musim panas, biasanya doenjangjjigae ditambah jamur dan pada musim dingin ditambah daun lobak.[2] Bahan-bahan lainnya adalah potongan cabai, ketimun dan tahu yang direbus dalam ttukbaegi dan langsung disajikan selagi panas.[2] Doenjangjjigae memiliki kandungan protein tinggi dan mudah dicari di restoran di Korea karena harganya terjangkau.[2] Sup ini berciri khas rasa yang kuat karena doenjang, juga asin dan pedas.[2] Doenjjangjjigae merupakan salah satu masakan favorit masyarakat Korea.[2]

Lihat pula

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Category:Doenjang jjigae.
  1. ↑ (Inggris) Korean Food: Stews, lifeinkorea. Diakses pada 4 Juni 2010.
  2. 1 2 3 4 5 6 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 41. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan