Jumat, 09 Oktober 2026
13:03 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP

Jaya Baya (majalah)

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Jayabaya (disambiguasi).
Jaya Baya
Frekuensimingguan
PendiriTadjib Ermadi
Terbitan pertama1945
NegaraIndonesia
Berpusat diKota Surabaya
BahasaBahasa Jawa

Jaya Baya (ejaan lama: Djaja Baja) adalah sebuah majalah mingguan berbahasa Jawa yang terbit di Surabaya, Jawa Timur. Majalah ini terutama memuat aktualitas dalam bahasa Jawa dan berita seputar bahasa, budaya, dan sastra Jawa. Selain itu seperti di majalah Jawa lainnya, Jaya Baya sejak tahun 2002 juga memuat segmen cerita misteri.

Mingguan ini didirikan pada tahun 1945 oleh Tadjib Ermadi, seorang mantan guru Taman Siswa di Yogyakarta. Meski berbahasa Jawa, mingguan ini menyebut dirinya bukan hanya milik orang Jawa melainkan punya semua golongan dan segala angkatan.[1]

Djaja Baja terbit di tengah keterbatasan, yakni dicetak tangan di atas kertas merah. Pada suatu waktu, Djaja Baja bahkan terpaksa menolak pelanggan karena kekurangan kertas. Kantor redaksi mingguan ini semula berada di Kediri, lalu pindah ke Surabaya.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan, 1907–2007, Djaja Baja identik dengan figur Soekarno. Mingguan ini berisikan propaganda Soekarno yang menggelorakan semangat rakyat, memupuk rasa kebangsaan rakyat, mengajari pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa. Petuah, wejangan, ajaran, maklumat, bahkan iklan tentang buku-buku karya Soekarno, tak pernah jemu dipublikasikan.[1]

Djaja Baja terbit dengan 32 halaman. Rubriknya antara lain: "Djangka Djaja Baja", "Wewarah", "Djaman Anjar", "Djaman Antara", "Pepali", "Taman Moedha", "Kasoesastraan", "Taman Lare", "Sedjarah", "Dongeng", dan "Primbon".[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Rahzen, Taufik; Hartanto, Agung Dwi (2007). Seabad Pers Kebangsaan, 1907–2007. Jakarta: I:Boekoe. hlm. 521–523. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik kewartawanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan