Mr. Djaidin Purba | |
|---|---|
Potret sebagai anggota DPRS (1954) | |
| Wali Kota Medan ke-4 | |
| Presiden | Soekarno |
| Gubernur | Teuku Muhammad Hasan Sutan Mohammad Amin Nasution Ferdinand Lumban Tobing Sarimin Reksodihardjo Abdul Hakim Harahap |
| Pendahulu | M. Yusuf |
| Pengganti | A.M. Jalaludin |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Presiden | Soekarno |
| Anggota Senat Republik Indonesia Serikat | |
| Presiden | Soekarno |
| Daerah pemilihan | |
| Anggota Konstituante | |
| Presiden | Soekarno |
| Daerah pemilihan | Sumatera Utara |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1 Mei 1906 |
| Meninggal | Tidak diketahui |
| Partai politik | PNI |
| Almamater | Rijksuniversiteit Leiden |
| Profesi | Hakim, politisi |
Djaidin Purba (lahir di Simalungun pada 1 Mei 1906) adalah seorang politikus dan pengacara asal Indonesia yang berpengaruh.
Riwayat Hidup
Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), ia menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Pematang Siantar, Hakim Mahkamah Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, Dosen Sekolah Militer Prapat, Dosen Kursus Koperasi Sumatera Utara dan Dosen Sekolah Menengah Atas di Pematang Siantar.
Masa Kemerdekaan
Usai kemerdekaan Indonesia, ia diangkat menjadi Wali kota Medan dari September 1947 sampai Juli 1952[1] meskipun kaum Republik masih menganggap pendahulunya Mohammad Yusuf, sebagai wali kota Medan.[2] Dalam Konferensi Meja Bundar, ia duduk sebagai anggota Delegasi Negara Sumatera Timur.[1] Ia tergabung dalam Partai Nasional Indonesia (PNI).[3]
Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Medan pada Juli 1952, Djaidin Purba bekerja sebagai Kepala Bagian Perundang-undangan di Kantor Gubernur Sumatera Utara mulai 11 Juli 1952. Ia juga pernah menjadi anggota Senat Republik Indonesia Serikat pada 1950, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada 1950–1956, serta Anggota Konstituante pada 1957–1958. Selain berkarier di pemerintahan dan lembaga perwakilan, Djaidin turut berkontribusi dalam pembangunan Stadion Teladan di Medan untuk menyambut penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Medan.[4]
Referensi
- 1 2 Kami Perkenalkan. 1954. Jakarta: Kementerian Penerangan. halaman 79
- ↑ Kronik revolusi Indonesia: 1948
- ↑ http://www.konstituante.net/en/profile/PNI_djaidin_purba
- ↑ Damanik, Erond L. (2018). Potret Simalungun Tempoe Doeloe: Menafsir Kebudayaan Lewat Foto (PDF). Medan: Simetri Institute. hlm. 255. ISBN 978-602-50158-5-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
|