Senin, 09 November 2026
04:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Distrik Ghazipur

Distrik Ghazipur

Bagikan:
250px-India_Uttar_Pradesh_districts_Ghazipur.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah Distrik Ghazipur (jingga) di wilayah Uttar Pradesh (kuning), India (abu-abu terang).
Artikel ini berisi tentang sebuah distrik di India. Untuk distrik di Bangladesh, lihat Distrik Gazipur.

Distrik Ghazipur adalah sebuah distrik di Divisi Varanasi, Uttar Pradesh, India. Wilayah Distrik Ghazipur berupa dataran dan terletak di bagian timur Uttar Pradesh yang berbatasan dengan negara bagian Bihar. Pada tahun 2011, jumlah penduduk di Distrik Ghazipur sebanyak 3.620.268 jiwa. Sebagian besar penduduk di Distrik Ghazipur meyakini agama Hindu dan Islam. Kegiatan ekonomi utama di Distrik Ghazipur adalah budidaya tebu.

Wilayah administratif

Distrik Ghazipur merupakan salah satu distrik dalam wilayah Divisi Varanasi, negara bagian Uttar Pradesh.[1] Wilayah Distrik Ghazipur berupa dataran yang terletak di bagian timur Uttar Pradesh.[2] Wilayah Distrik Ghazipur berbatasan dengan wilayah negara bagian Bihar.[3]

Penduduk

Pada tahun 2011, jumlah penduduk di Distrik Ghazipur sebanyak 3.620.268 jiwa. Agama utama yang dianut oleh penduduk di Distrik Ghazipur adalah agama Hindu dan Islam. Pada tahun 2011, sebanyak 3.233.790 jiwa di Distrik Ghazipur beragama Hindu, sedangkan penduduk muslim sebanyak 368.153 jiwa.[4] Selain itu, penduduk di Distrik Ghazipur ada yang menganut Kekristenan, Sikhisme, Buddhisme dan Jainisme. Pada tahun 2011, penganut Kekristenan di Distrik Ghazipur sebanyak 4181 jiwa. Sedangkan Shikhisme dianut oleh 810 jiwa, Budhhisme sebanyak 3145 jiawa dan jainisme sebanyak 213 jiwa. Sementara itu, sebanyak 9.976 jiwa menganut keyakinan yang lain atau tidak beragama.[5]

Ekonomi

Berdasarkan pembagian ekonomi, Distrik Ghazipur termasuk dalam wilayah ekonomi bagian timur di Uttar Pradesh.[6] Kondisi agroklimat di Distrik Ghazipur sesuai untuk budidaya tebu sehingga lahannya digunakan untuk produksi tebu. Pada tahun 2014–2015, lahan yang digunakan untuk menanam tebu seluas 7.037 hektare dengan total produksi seberat 341.829 juta ton. Tiap hektar lahan di Distrik Ghazipur menghasilkan tebu seberat 485,76 kuintal.[7] Selain itu, pada Blok Jahnian di Distrik Ghazipur telah diadakan budidaya padi dan gandum dengan irigasi yang airnya berasal dari air permukaan dan air tanah.[8]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Jha 2007, hlm. 8-9.
  2. ↑ Pathak, M. D. (1991). Rice Production in Uttar Pradesh: Progress and Suggestions for Improvement (PDF) (dalam bahasa Inggris). New Delhi: Wiley Eastern Limited. hlm. 33. ISBN 81-224-0254-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Das, B. K., Sahu, S. K., dan Parida, P. K. (2022). Inland Water Bodies of Bihar (PDF) (dalam bahasa Inggris). Barrackpore: ICAR -Central Inland Fisheries Research Institute. hlm. 249. ISBN 81-85482-43-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Dikshit 2023, hlm. 32.
  5. ↑ Dikshit 2023, hlm. 33.
  6. ↑ Jha 2007, hlm. 9.
  7. ↑ Ranjan, A. K., dkk. (2020). "An Economic Analysis of Sugarcane Cultivation in Ghazipur District of Uttar Pradesh, India" (PDF). International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences (dalam bahasa Inggris). 9 (7): 946. doi:10.20546/ijcmas.2020.907.110.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. ↑ Vinod, dkk. (Maret 2022). IARI Annual Report 2021 (PDF) (dalam bahasa Inggris). New Delhi: ICAR-Indian Agricultural Research Institute. hlm. 97. ISSN 0972-6136.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan