Senin, 28 September 2026
14:38 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Sinyal mara bahaya

Sinyal mara bahaya

250px-Distress_Signals.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Macam-macam isyarat mara bahaya

Sinyal mara bahaya, juga dikenal sebagai panggilan darurat, adalah metode untuk meminta pertolongan darurat yang diakui secara internasional. Sinyal mara bahaya dikomunikasikan dengan mentransmisikan sinyal radio, menunjukkan objek atau cahaya yang dapat diamati secara visual, atau membuat suara-suara yang bisa terdengar dari jarak jauh.

Sinyal mara bahaya bisa menunjukkan bahwa seseorang atau sekelompok orang, sebuah kapal laut, pesawat terbang, atau kendaraan lain sedang atau akan terancam bahaya serius dan memerlukan bantuan sesegera mungkin.[1] Penggunaan sinyal mara bahaya di luar kondisi tersebut dianggap bertentangan dengan hukum lokal atau internasional. Sinyal darurat bisa digunakan untuk meminta bantuan dalam situasi yang tidak terlalu kritis.

Agar sinyal mara bahaya efektif, dua parameter harus dikomunikasikan, yakni:

  • Peringatan atau pemberitahuan keadaan darurat yang sedang terjadi
  • Posisi atau lokasi pihak yang berada dalam bahaya

Misalnya, satu suar di udara memperingatkan pengamat akan adanya kapal yang berada dalam bahaya di suatu tempat yang searah dengan penampakan suar di langit, tetapi suar ini akan padam dalam waktu satu menit atau kurang. Suar genggam menyala selama tiga menit dan dapat digunakan untuk menunjukkan dengan lebih tepat lokasi atau posisi pihak yang berada dalam bahaya. EPIRB akan memberitahukan atau mengingatkan pihak berwenang dan pada saat yang sama memberikan informasi mengenai posisi pihak yang mengirimkan sinyal.

Referensi

  1. ↑ Aeronautical Information Manual, U.S. Federal Aviation Administration, 2016

Pranala luar

Templat:Kode Morse

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan