Rabu, 07 Oktober 2026
23:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Dirk Kapteijn

Dirk Kapteijn

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Dirk Kapteijn
250px-Dirk_Kapteijn.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dirk Kapteijn dalam De Locomotief, 1936
Wali Kota Padangke-2
Masa jabatan
4 November 1940 –1942
WakilAbdoel Hakim
PendahuluWillem Matthijs Ouwerkerk
PenggantiAbdoel Hakim
Wali Kota Manadoke-3
Masa jabatan
27 Agustus 1936 –1940
PendahuluH.F. Brune
PenggantiH. Dallinga
Informasi pribadi
Lahir(1894-04-04)4 April 1894
Meninggal5 Agustus 1945(1945-08-05) (umur 51)
MakamLeuwigajah, Cimahi
Suami/istri2
Anak3
PendidikanHogere Burgerschool Amsterdam
PekerjaanBirokrat

Dirk Kapteijn (4 April 1894 – 5 Agustus 1945) adalah seorang birokrat yang pernah menjabat wali kota di beberapa kota di Hindia Belanda.

Kehidupan awal

Kapteijn lahir di Amsterdam. Ayahnya yang juga bernama Dirk Kapteijn adalah seorang petugas kereta api dan ibunya bernama Catharina Erika van der Waeijen Pieterszen. Ia mengenyam pendidikan di Hogere Burgerschool Amsterdam.[1]

Karier di Hindia Belanda

250px-Balai_kota_Padang_tempo_doeloe.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Balai Kota Lama Padang

Kapteijn awalnya bekerja di grosir teknis. Ia tiba di Batavia melalui Singapura pada 5 Desember 1915 dengan Kapal Uap Melchior Treub. Ia bekerja secara partikelir/swasta. Ia mengikuti seleksi letnan-gubernur Binnenlands Bestuur pada 17 September 1916. Karena tidak lulus seleksi, ia diberhentikan dengan hormat dari Dinas Nasional pada 10 Januari 1919.[1]

Kapteijn kemudian diangkat sebagai Sekretaris Kota (bahasa Belanda:Gemeentesecretaris) Pasuruan (1921), Sekretaris Kota Tegal (1931–1929), Sekretaris Kota Madiun (16 Agustus 1929–1936), Wali Kota (bahasa Belanda:Burgemeester) Manado merangkap Sekretaris Kota pada 29 Juni 1936 (dilantik pada 27 Agustus 1936), dan Wali Kota Padang pada September 1940 (dilantik pada 4 November 1940) hingga 1942.[1]

Ia juga merupakan salah satu pendiri dan dewan, Wakil Ketua (1924) Bond van Locale Ambnetaren (Asosiasi Pejabat Daerah) pada 1922–1925 dan Kepala Dinas Pertahanan Udara Manado pada 1940.[1]

Akhir hayat

Pada Masa Pendudukan Jepang, Kapteijn ditahan di Kamp Interniran Bangkinang. Ia wafat di Semarang dan dimakamkan di Taman Pemakaman Kehormatan Belanda Leuwigajah, Cimahi.[1]

Kehidupan pribadi

Kapteijn menikahi Theodora Maria Antoinetta Barends (1896–1989) di Surabaya pada 3 April 1920. Pernikahan ini dicatat pada 14 Februari 1938 dan disaksikan oleh dr. Frederik Willem Cornelis Barends dan Antoinette Clasina Kap.[1]

Pada 15 Maret 1938, ia menikahi Cato Johanna Desirée Klumperbeek (1905–1992) di Pasuruan. Pernikahan ini dicatat dan disaksikan oleh Dr. van Louis Klumperbeek dan Caroline Virginie Hoff.[1]

Dari pernikahannya yang pertama, ia memperoleh anak bernama Dirk Alphons Kapteijn (lahir 1920), Willem Jan Kapteijn (lahir 1924), dan Steven Arend Theodoor Kapteijn (lahir 1931).[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Lutter, A.A. (2021). Burgemeesters in Nederlands-Indië 1916-1942 (dalam bahasa Belanda). Utrecht: Eburon Uitgeverij B.V. hlm. 98–99. ISBN 978-94-6301-335-2.

Pranala luar

W.M. Ouwerkerk (1928–1940) · Dirk Kapteijn (1940–1942) · Abdoel Hakim (1942–1943, 1947–1949) · Mizuno (1943–...) · Abubakar Jaar (1945–1946) · Bagindo Azizchan (1946–1947) · Said Rasjad (1947) · Rasidin (1949–1956) · Bachtiar Datuk Pado Panghulu (1956–1958) · Z. A. St. Pangeran (1958–1966) · Azhari (1966–1967) · Akhirul Yahya (1967–1971) · Hasan Basri Durin (1971–1983) · Syahrul Ujud (1983–1993) · Zuiyen Rais (1993–2003) · O.S. Yerli Asir (2003–2004, Pj. Wali Kota) · Fauzi Bahar (2004–2014) · Erizal Agus (2014, Pj. Wali Kota) · Mahyeldi (2014–2021) · Hendri Septa (2021–2024) · Andree Algamar (2024–2025, Pj. Wali Kota) · Fadly Amran (2025–Petahana)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan