Senin, 19 Oktober 2026
15:37 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Dinasti Bahri

Dinasti Bahri

Bagikan:
500px-Bahri_Dynasty_1250_-_1382_%28AD%29.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesultanan Mamluk Mesir pada zaman Dinasti Bahri.

Dinasti Bahri atau Mamluk Bahriyya (bahasa Arab:المماليك البحرية, translit. al-Mamalik al-Baḥariyya) adalah sebuah dinasti Mamluk yang kebanyakan berdarah Turkic Cuman-Kipchak dan memerintah Kesultanan Mamluk Mesir dari 1250 sampai 1382. Mereka menggantikan dinasti Ayyubiyah, dan digantikan oleh dinasti Mamluk kedua, dinasti Burji.

Catatan

Referensi

Daftar pustaka

  • Abu al-Fida. Tarīkh al-Mukhtaṣar fī Akhbār al-Bashar [Concise History of Humanity].
  • Al-Maqrizi (1969). Bohn, Henry G. (ed.). Kitāb al-Sulūk li-Ma‘rifat Duwal al-Mulūk [The Road to Knowledge of the Return of Kings]. AMS Press.
  • Al-Maqrizi, al-Mawaiz wa al-'i'tibar bi dhikr al-khitat wa al-'athar, Matabat aladab, Cairo 1996, ISBN 977-241-175-X
  • Idem in French: Bouriant, Urbain, Description topographique et historique de l'Egypte, Paris 1895.
  • Ayalon, D.: The Mamluk Military Society. London, 1979.
  • Ibn Taghri, al-Nujum al-Zahirah Fi Milook Misr wa al-Qahirah, al-Hay'ah al-Misreyah 1968
  • Idem in English: History of Egypt, by Yusef. William Popper, translator Abu L-Mahasin ibn Taghri Birdi, University of California Press 1954.
  • Shayyal, Jamal, Prof. of Islamic history, Tarikh Misr al-Islamiyah (History of Islamic Egypt), dar al-Maref, Cairo 1266, ISBN 977-02-5975-6

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan