Senin, 19 Oktober 2026
17:21 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Dilla Fadiela

Dilla Fadiela

model dan pemenang gelar kontes kecantikan Puteri Indonesia Perdamaian 2018

Bagikan:
Dilla Fadiela
250px-Dilla_Fadiela%2C_Puteri_Indonesia_Perdamaian_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dilla Fadiela pada 2019
Lahir
Dilla Fadiela

24 Juli 1993 (umur 33)
AlmamaterUniversitas Atma Jaya Yogyakarta (S.I.Kom.)
Pekerjaan
Tinggi174 cm (5 ft 9 in)
Gelar
Pasangan menikah
Anindyo Suhardono
​
(m. 2022)​
Pemenang kontes kecantikan
Warna rambutHitam
Warna mataHitam
Kompetisi
utama

Dilla Fadiela (lahir 24 Juli 1993) adalah seorang artis, presenter, model, dan ratu kecantikan berkebangsaan Indonesia. Dilla berkompetisi pada kontes Puteri Indonesia 2018 dengan mewakili provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana ia meraih posisi 3rd Runner-up dengan dimahkotai sebagai Puteri Indonesia Perdamaian 2018.[1][2]

Pendidikan

Dilla merupakan alumnus SMA Negeri 11 Yogyakarta dan merupakan lulusan Ilmu Komunikasi di Universitas Atmajaya Yogyakarta dengan meraih gelar sebagai Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.).[3][4]

Karier

Dilla mengawali karier sebagai model dengan sekolah di sekolah model Samurai Pro, Yogyakarta. Namun ketika dia menginjak bangku SD, kursus modelingnya terhenti, karena ia harus pindah mengikuti ibunya yang ditugaskan bekerja di Surabaya. Di bangku SMP, mereka pindah ke Semarang dan kembali ke dunia modeling dengan mengikuti aneka macam lomba tingkat sekolah.

Dari bakat di dunia modeling ini akhirnya Dilla bisa menjuarai berbagai kompetisi, salah satunya berhasil menjadi pemenang kategori Busana Nasional Wajah Femina 2016. Selain itu, ia juga sering menjadi model di berbagai acara peragaan busana, seperti Boyolali Fashion Show, Jogja Fashion Week, dan Jakarta Fashion Week.

Pada akhir Desember 2016, dalam acara Boyolali Fashion Show, ia berkesempatan mengenakan kebaya karya designer terkemuka Indonesia, Anne Avantie. Pada Februari 2017, ia dipercaya Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk tampil sebagai model dalam majalah edisi pertama tahun 2017 berjudul "Country of Heritage", yang pemotretannya mengenakan kebaya di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.[5]

Tak hanya di dunia modeling, ia juga berbakat di bidang seni peran. Terbukti sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia 2018, Dilla sempat bermain di beberapa layar lebar sebagai pemeran pembantu, seperti di film Surga Yang Tak Dirindukan, Rudy Habibie, dan juga Kartini.

Setelah menjajal dunia akting, Dilla pun mencoba untuk terjun di kontes kecantikan Puteri Indonesia berkat motivasi dari Artika Sari Devi dan Whulandary Herman. Kedua pemenang Puteri Indonesia yang maju di tingkat internasional. Dilla pun tertarik melakukan hal sama dengan membawa nama baik DI Yogyakarta, khususnya Indonesia di kancah dunia.

Kontes kecantikan

250px-Puteri_Indonesia_2018_in_Kepulauan_Seribu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dilla (ketiga dari kiri) mengunjungi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu untuk meninjau dan turut mempromosikan pariwisata bahari di Kepulauan Seribu.

Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2018

Pada 2018, ia mengikuti kontes kecantikan Puteri Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta 2018, di mana ia berhasil terpilih menjadi pemenang. Sebagai pemenang Puteri Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta 2018, ia mewakili provinsi DI Yogyakarta di ajang nasional, yaitu Puteri Indonesia 2018.

Puteri Indonesia 2018

Sebagai pemenang Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2018, ia berhak mewakili DI Yogyakarta pada ajang Puteri Indonesia 2018. Dilla berhasil menjadi Runner-up 3 dengan bergelar sebagai Puteri Indonesia Perdamaian 2018, ia juga mendapat penghargaan Runner-up 1 Best In Evening Gown dan Runner-up 2 Puteri Berbakat. Dilla dimahkotai oleh Dea Rizkita, penyandang gelar Puteri Indonesia Perdamaian sebelumnya.

Dea Rizkita terpaksa menobatkan penerusnya dibelakang panggung. Hal ini terjadi karena pihak Miss Grand International telah memutuskan kontrak lisensi dengan Yayasan Puteri Indonesia,[6] hal tersebut yang membuat Dilla tidak berkompetisi mewakili Indonesia di ajang kecantikan internasional, termasuk Miss Grand International.

Sebagai Puteri Indonesia Perdamaian 2018, Dilla gencar untuk menyuarakan kerukunan dan perdamaian melalui tagar "Stop Hating Start Loving". Ia juga tak pernah lelah menyebarkan semangat untuk mencintai lingkungan sekitar dan berhenti membenci antar sesama.

Dilla merupakan wanita terakhir yang bergelar sebagai Puteri Indonesia Perdamaian, karena pihak Miss Grand International telah memutuskan kontrak lisensi dengan Yayasan Puteri Indonesia, tidak ada lagi Puteri Indonesia yang berkompetisi pada ajang Miss Grand International. Sebagai gantinya, gelar Puteri Indonesia Perdamaian kembali diubah menjadi Runner-up 3 Puteri Indonesia, gelar tersebut selanjutnya diberikan kepada Annisa Fitriana.

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Produksi
2015 Surga Yang Tak Dirindukan sekertaris Prasetya MD Pictures
2016 Rudy Habibie: Habibie & Ainun 2 Nina MD Entertainment
2017 Surga Yang Tak Dirindukan 2 sekertaris Prasetya MD Pictures
2017 Kartini N/A Legacy Pictures
Screenplay Films
2022 Lara Ati Sandra BASE Entertainment
SK Global
Surya Citra Media
Jagartha
Trinity Optima Production
Skak Studios

Serial web

Tahun Judul Peran Produksi
2021 Dari Jogja Kisahku Bermula Maudy Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta
Keterangan
  • N/A : Tidak diketahui

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Shaby, Alee. "10 Potret Dilla Fadiela, Puteri Indonesia Perdamaian 2018 yang Menawan". IDN Times. Diakses tanggal 2021-6-15.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ "Mengenal Dilla Fadiela Puteri Perdamaian 2018 Asal Jogja". brilio.net. Diakses tanggal 2021-6-15.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  3. ↑ "Dilla Fadiela (Puteri Indonesia Perdamaian) - Motivasi Perempuan Untuk Tidak Insecure dan Bijak Bersosial Media Untuk Banggakan Kartini". bernas.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-24. Diakses tanggal 2021-6-18.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. ↑ "Puteri Indonesia 2018 Contestant – Dilla Fadiela". pecintakonteskecantikan.wordpress.com. Diakses tanggal 2021-6-18.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. ↑ "Puteri Indonesia 2018 Contestants - Dilla Fadiela". pecintakonteskecantikan.wordpress.com. Diakses tanggal 2021-6-15.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  6. ↑ Jen (31 Agustus 2018). "Pisahkan Diri, Miss Grand Internasional Minta Yayasan Puteri Indonesia Hapus Foto Ariska Putri". Tribunnews.com. Diakses tanggal 19 Agustus 2019.

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Serafhina Saputro
Daerah Istimewa Yogyakarta Puteri Indonesia DI Yogyakarta
2018
Diteruskan oleh:
Anja Litani Ariella
Didahului oleh:
Jawa Tengah Dea Rizkita
Puteri Indonesia Perdamaian
2018
Diteruskan oleh:
Jawa Timur Melati Tedja
(2024, sebagai Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan)
Didahului oleh:
Jawa Tengah Dea Rizkita
Puteri Indonesia Runner-up 3
2018
Diteruskan oleh:
Sumatera Barat Annisa Fitriana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan