Senin, 12 Oktober 2026
06:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Diameter sudut

Diameter sudut

Seberapa besar bola atau lingkaran yang muncul

Bagikan:
Angular_diameter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Diameter angular

Diameter sudut adalah "diameter visual" suatu objek yang diukur sebagai sudut. Diameter visual adalah diameter dari proyeksi perspektif objek pada bidang melalui pusatnya yang tegak lurus dengan arah pandangan.

Rumus untuk menentukan diameter sudut adalah:

δ = 2 arctan ⁡ ( 1 2 d / D ) , {\displaystyle \delta =2\arctan \left({\frac {1}{2}}\,d/D\right),} {\displaystyle \delta =2\arctan \left({\frac {1}{2}}\,d/D\right),}

dengan δ {\displaystyle \delta } {\displaystyle \delta } sebagai diameter sudut, dan d {\displaystyle d} {\displaystyle d} dengan D {\displaystyle D} {\displaystyle D} sebagai diameter visual dan jarak ke objek, dinyatakan dalam satuan yang sama. Jika D {\displaystyle D} {\displaystyle D} lebih besar dari d {\displaystyle d} {\displaystyle d}, δ {\displaystyle \delta } {\displaystyle \delta } dapat dihitung dengan rumus δ = d / D {\displaystyle \delta =d/D} {\displaystyle \delta =d/D}, yang hasilnya dalam radian.

Untuk objek bola yang diameter aktualnya sama dengan d act {\displaystyle d_{\mbox{act}}} {\displaystyle d_{\mbox{act}}}, diameter sudut dapat dicari dengan rumus

δ = 2 arcsin ⁡ ( 1 2 d act / D ) ; {\displaystyle \delta =2\arcsin \left({\frac {1}{2}}\,d_{\mbox{act}}/D\right);} {\displaystyle \delta =2\arcsin \left({\frac {1}{2}}\,d_{\mbox{act}}/D\right);}

untuk kegunaan praktik, pembedaan antara d {\displaystyle d} {\displaystyle d} dan d act {\displaystyle d_{\mbox{act}}} {\displaystyle d_{\mbox{act}}} hanya menimbulkan perbedaan pada objek bola yang relatif dekat.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan