Minggu, 04 Oktober 2026
05:37 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Di Udara

Bagikan:
"Di Udara"
Singel oleh Efek Rumah Kaca
dari album Efek Rumah Kaca
Dirilis2007 (2007)
GenrePop
Durasi4:36
LabelPaviliun Records
PenciptaCholil Mahmud
ProduserEfek Rumah Kaca
Harlan Boer
Video musik
"Di Udara" di YouTube

"Di Udara" adalah sebuah lagu yang diciptakan oleh Cholil Mahmud dan dinyanyikan oleh grup musik Efek Rumah Kaca. Lagu ini dirilis dalam album perdana Efek Rumah Kaca pada tahun 2007. Lagu penggambaran mengenai perjuangan aktivis hak asasi manusia yang terinspirasi dari peristiwa pembunuhan aktivis HAM Munir ini merupakan salah satu karya Efek Rumah Kaca yang paling terkenal.[1]

Latar belakang

Inspirasi lagu tiba setelah vokalis Cholil Mahmud menyaksikan film dokumenter Garuda's Deadly Upgrade yang menguraikan dan menginvestigasi kasus pembunuhan aktivis Munir di tengah perjalanan udara pada tahun 2004.[1] Meski demikian, nama Munir tidak disebutkan secara gamblang pada lirik lagu.[2]

Tanggapan

Lagu "Di Udara" ditempatkan pada peringkat ke-131 dalam daftar "150 Lagu Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #56 bulan Desember 2009.[3] Situs web majalah yang sama juga menempatkan lagu tersebut pada peringkat ke-3 dalam daftar "10 Lagu Protes Terbaik di Indonesia", dengan menyebut lagu "Di Udara" sebagai lagu dengan kekuatan lirik melampaui memori Munir sendiri, mengingat sulitnya menulis lagu protes yang mampu menginspirasi pasca-reformasi.[4]

Referensi

  1. 1 2 Muhamad Iqbal Fathurahman (6 Januari 2022). Sugiharto Basith Budiman (ed.). "Makna mendalam Lagu 'Di Udara' Milik Efek Rumah Kaca, Terkait Sosok Aktivis HAM Munir". Seputarcibubur.com. PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara. Diakses tanggal 2026-08-03.
  2. ↑ Irfani, Faisal (7 Desember 2012). "Efek Rumah Kaca melanggengkan ingatan publik soal Munir dan perlawanan pada penindasan". BBC Indonesia. BBC. Diakses tanggal 2026-08-03.
  3. ↑ "150 Lagu Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia. No. 56. Jakarta: JHP Media. Desember 2009.
  4. ↑ Sutresna, Herry (28 Mei 2015). "10 Lagu Protes Terbaik di Indonesia". Rollingstone.co.id. Jakarta: Rolling Stone Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-02. Diakses tanggal 2026-08-03.
Album studio
Singel
Mantan personil
Artikel lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan