Jumat, 23 Oktober 2026
18:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Dewan Gajah

Bagikan:

Dewan Gajah adalah sebuah dewan pemerintahan yang kemudian menjadi cikal bakal Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Sumatera Utara. Dewan Gajah didirikan di Medan pada tanggal 22 Desember 1956 oleh Panglima Tentara Teritorium I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Maludin Simbolon.[1]

Latar belakang

Pembentukan Dewan Gajah didasari atas ketidakpuasan Kolonel Maludin Simbolon terhadap kebijakan pemerintah pusat. Setelah menguasai RRI Medan, Kolonel Maludin Simbolon mengumumkan pemutusan hubungan dengan pemerintah pusat dan pelepasan diri dari pemerintahan Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Bersamaan dengan itu, ia mendirikan Dewan Gajah.

Reaksi

Keputusan Kolonel Maludin Simbolon ditentang oleh perwira Sumatera Utara lainnya, seperti Letkol Jamin Ginting dan Letkol A. Wahab Makmur. Presiden Sukarno menegur Kolonel Maludin Simbolon dan mengimbaunya untuk melalukan tindakan yang benar. Karena tidak dihiraukan oleh Kolonel Maludin Simbolon, pemerintah pusat mengadakan rapat darurat pada malam harinya. Keesokan paginya, tanggal 23 Desember 1956, Presiden Sukarno mencopot Kolonel Maludin Simbolon dari posisinya sebagai Panglima Tentara Teritorium I/Bukit Barisan dan menunjuk Letkol Jamin Ginting sebagai penggantinya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Nailufar, Nibras Nada, ed. (8 September 2021). "Dewan Gajah: Latar Belakang dan Tuntutan". Kompas.com. Diakses tanggal 15 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan