Minggu, 08 November 2026
08:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Delirium

kebingungan parah yang berkembang dengan cepat, dan sering berfluktuasi dalam intensitas, gangguan neurokognitif

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2016) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Delirium adalah penurunan kesadaran dan kemampuan kognitif yang bersifat sementara dan biasanya terjadi secara mendadak. Dalam hal ini penderita mengalami penurunan kemampuan dalam memusatkan perhatiannya, menjadi linglung, mengalami disorientasi, dan tidak mampu berpikir secara normal.[1] Gangguan ini dapat berlangsung dalam durasi pendek, beberapa jam hingga berhari-hari. Taraf hebatnya berfluktuasi, bereaksi pada malam hari, kegelapan membuat halusinasi visual, dan gangguan perilaku meningkat.[1] Penyebab delirium umumnya adalah penyakit fisik dan efek penggunaan obat-obatan.[1] Diagnosis klinis dilakukan dengan laboratorium dan pemeriksaan citra/gambar (imaging) dan terapi untuk menemukan penyebabnya.[1]

Ciri utama dari delirium adalah tidak mampu memusatkan perhatian.[2] Penderita penyakit ini tidak dapat berkonsentrasi pada setiap hal, sehingga mereka memiliki kesulitan dalam mengolah informasi yang baru dan tidak dapat mengingat peristiwa yang baru saja terjadi.[2] Hampir semua penderita mengalami disorientasi waktu dan bingung dengan tempat di mana mereka berada.[2] Pada kasus delirium berat, penderita tidak mengetahui diri mereka sendiri.[2] Bahkan, beberapa penderita delirium mengalami paranoia dan delusi.[2]

Gejala

Gejala delirium yang paling umum dapat meliputi:

  • Penurunan kesadaran: Ketidakmampuan untuk fokus, mudah terdistraksi, mudah terjebak pada suatu ide, dan sulit menanggapi pertanyaan atau percakapan.
  • Penurunan kemampuan kognitif: Daya ingat buruk, mengalami disorientasi, sulit berbicara, meracau, sulit membaca, dan menulis.
  • Perubahan perilaku: Halusinasi, gelisah dan lebih agresif, menarik diri dari lingkungan, gerak tubuh melambat, serta mengalami gangguan tidur.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "asuhan keperawatan pada pasien delirium". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-20. Diakses tanggal 2014-06-23.
  2. 1 2 3 4 5 Delirium
  3. ↑ "Delirium: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan". www.doktersehat.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-14. Diakses tanggal 2020-07-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan